Muhammadiyah dan BPJS Ketenagakerjaan Kembangkan Kerja Sama Akses Perumahan hingga Pelatihan Kerja
Kerja sama dengan PP Muhammadiyah tidak hanya memberikan perlindungan bagi pekerja, tetapi juga ekosistem warga Muhammadiyah.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- PP Muhammadiyah dan BPJS Ketenagakerjaan menjalin kerja sama perlindungan sosial, investasi, dan pengembangan pendidikan.
- Kerja sama mencakup program perumahan, peningkatan keterampilan pekerja, serta pengembangan riset dan pendidikan.
- Muhammadiyah berharap kerja sama ini meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi pekerja serta masyarakat rentan.
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan BPJS Ketenagakerjaan jalin kerja sama di bidang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, investasi, dan pengembangan Catur Dharma Perguruan Tinggi.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat mengungkapkan kerja sama dengan PP Muhammadiyah tidak hanya memberikan perlindungan bagi pekerja, tetapi juga ekosistem warga Muhammadiyah.
Bantu siapkan perumahan
Melalui kerja sama ini, manfaat layanan bisa diperluas, bahkan terkait penyiapan perumahan hingga peningkatan daya saing pekerja.
"Bukan sekadar perlindungan sosial untuk pekerja, tetapi akan diperluas, bagaimana kita bisa membantu penyiapan perumahan untuk dosen-dosen muda. Kemudian di bidang pendidikan, bukan hanya bidang riset, tetapi juga pengembangan pendidikan-pendidikan untuk meningkatkan kemampuan pekerja kita," katanya, Jumat (24/4/2026).
Menurut dia, persaingan global sangat ketat. Dengan berkembangnya gig economy, tenaga kerja di Indonesia juga harus mengikuti perkembangan tersebut sehingga tidak hanya menjadi pasar.
"Nah ini kesempatan bersama untuk upscaling dan reskilling para pekerja kita, supaya juga bisa bersaing di era digital ini. Jadi kerja sama ini luar biasa," sambungnya.
Program MLT
Terkait dengan perumahan, BPJS Ketenagakerjaan sudah memiliki program MLT (Manfaat Layanan Tambahan). Program ini merupakan fasilitas bagi peserta Jaminan Hari Tua (JHT) untuk membantu memiliki rumah dengan mudah dan terjangkau. Fasilitas ini meliputi KPR, Pinjaman Uang Muka (PUMP), dan Pinjaman Renovasi (PRP).
"Kemudian kerja sama ini kan termasuk di bidang investasi. Ini akan kita kaji bersama, misalkan Muhammadiyah memiliki aset-aset tanah, kemudian kami juga bisa melakukan invetasi membangun perumahan. Kerja sama ini akan kita perluas lagi dan akan kita kembangkan ke beberapa hal lainnya," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menerangkan Muhammadiyah merupakan lembaga yang menghimpun banyak tenaga kerja, yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan lain-lain.
Soroti masyarakat rentan
"Kami terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan, tidak hanya masyarkat yang memerlukan layanan tenaga kerja, tetapi sekaligus perlindungan. Ini adalah langkah konkret," terangnya.
Haedar turut menyoroti kondisi masyarakat Indonesia yang masih banyak mengalami kerentanan sosial. Untuk itu, kerja sama strategis ini memberikan kepastian hukum, serta perlindungan bagi pekerja dari risiko kecelakaan kerja.
“Bahwa setiap tenaga kerja itu memerlukan kehidupan yang layak. Kebutuhan terhadap basic need juga tidak sederhana, karena bagi sebagian mereka untuk memenuhi kebutuhan pokok saja itu perjuangannya cukup berat dan tidak gampang,” ujarnya.
Ia pun berharap kerja sama ini berjalan optimal dan tidak hanya di atas kertas. Melalui kerja sama ini, ia juga ingin agar masyarakat, khususnya generasi muda memiliki etos kerja tinggi, produktif, dan kreatif. (maw)
| Pakar UMY Sebut Ada Sisi Positif dan Negatif dari Lowker KDMP dan KNMP |
|
|---|
| MBG Bakal Difokuskan pada Anak Kurang Gizi, Pakar UMY Ungkap Prioritas Sasaran |
|
|---|
| Mediasi As-Iran Buntu, Pakar UMY Sebut Ancaman Trump Sebagai Diplomasi Koersif |
|
|---|
| Gandeng Bank Mandiri Taspen, UGM Kembangkan Ekosistem Keuangan dan Talenta Muda |
|
|---|
| Halaman Sekolah di Kota Magelang Disulap Mirip Stadion Mini Soccer, Jawab Keterbatasan Sarpras |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Muhammadiyah-dan-BPJS-Ketenagakerjaan-Kembangkan-Kerja-Sama-Akses-Perumahan-hingga-Pelatihan-Kerja.jpg)