Mengintip Keseruan Bocah-bocah Manasik Haji di Sleman, Lengkap dengan Replika Unta
Lebih dari sekadar simulasi biasa, program ini dirancang agar setiap peserta dapat merasakan langsung atmosfer ibadah haji seperti di kondisi aslinya.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Menariknya, fasilitas dan program edukasi ini tidak eksklusif untuk anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-Kanak (TK) saja.
Pelajar hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat turut serta. Lebih jauh lagi, fasilitas manasik haji di Nara Kupu Jogja ini juga sering dimanfaatkan sebagai lokasi gladi bersih bagi para calon jamaah haji dan umrah dewasa, guna mematangkan kesiapan mental dan fisik sebelum benar-benar bertolak ke Makkah.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pengelola berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi, baik dari segi penyempurnaan konsep acara maupun kelengkapan fasilitas.
Marketing & Event Manager Nara Kupu Jogja, Tomy Tri Ivananto, atau yang akrab disapa Joyobadik, melihat prospek yang sangat besar dari program wisata religi ini untuk dikembangkan menjadi destinasi edukasi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Kami ingin menjadikannya agenda rutin yang tidak hanya edukatif, tetapi juga menyenangkan dan membekas. Dengan konsep belajar sambil bermain, manasik haji di Nara Kupu Jogja ingin menjadi ruang unjuk bahwa pendidikan agama bisa dikemas lebih hidup, menarik dan dekat dengan generasi muda," pungkas Tomy. (*)
| Lagi, Api Muncul Bakar Bedcover di Rumah Seyegan |
|
|---|
| Api Masih Intens Muncul di Rumah Seyegan Sleman |
|
|---|
| Keseruan Ribuan Anak Mewarnai Bareng Na Willa di Sleman City Hall |
|
|---|
| Hasil Observasi Tim UPN Veteran Yogyakarta dan UGM Terkait Api Misterius di Rumah Warga Seyegan |
|
|---|
| Terima Kunjungan AFKUBI, Bupati Sleman Tegaskan Komitmen Toleransi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261604-Manasik-Haji-bocah-di-Sleman.jpg)