Cuaca Ekstrem Terjang Sleman: Talud Longsor dan Infrastruktur di 6 Kapanewon Rusak
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Sleman pada Selasa (14/4/2026)
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Sedangkan di Koplak, Umbulmartani, Ngemplak, sebuah tanggul sungai ambrol dan menyumbat aliran air sehingga berpotensi memicu luapan ke permukiman warga. Saat ini di lokasi tersebut masih proses asesmen.
Di Lojajar, Sinduharjo, Ngaglik, banjir luapan Sungai Boyong menyisakan tumpukan sampah yang menutup akses jalan dan jembatan penyeberangan.
Personel gabungan dari BPBD Sleman, Pemerintah Kalurahan, dan warga setempat terus berupaya melakukan penanganan dampak yang ditimbulkan dari bencana hidrometeorologi ini.
"Data yang masuk ini masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan," kata Haris, yang juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan peristiwa ini.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menambahkan bahwa satu unit ekskavator kecil telah dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material talud yang ambrol di Pakem.
Selain penanganan fisik, BPBD juga mulai menyalurkan bantuan darurat ke titik-titik terdampak.
"Kami telah menyerahkan geobag untuk penanganan tanggul irigasi yang ambrol," kata dia.(*)
| Dampak Hujan Lebat di Sleman: Empat Rumah di Nogotirto dan Banyuraden Terendam Banjir |
|
|---|
| Breaking News : Hujan Deras Guyur Kota Yogya Dini Hari Tadi, Talud di Tegalrejo Longsor |
|
|---|
| Hujan Disertai Angin Kencang Melanda Sleman: Pohon Tumbang Timpa Mobil, Atap Masjid Beterbangan |
|
|---|
| Dampak Hujan Angin di Sleman: Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah Warga |
|
|---|
| Mencekam! Jelang Imsak, Ular Sanca 4 Meter Ditemukan Bergelantungan di Atap Rumah Warga Ngaglik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Cuaca-Ekstrem-Terjang-Sleman-Talud-Longsor-dan-Infrastruktur-di-6-Kapanewon-Rusak.jpg)