Cuaca Ekstrem Terjang Sleman: Talud Longsor dan Infrastruktur di 6 Kapanewon Rusak

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Sleman pada Selasa (14/4/2026)

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Dok BPBD Sleman
Proses pembersihan talud ambrol di Kapanewon Pakem dengan mengerahkan excavator kecil, Rabu (15/4/2026) 

Sedangkan di Koplak, Umbulmartani, Ngemplak, sebuah tanggul sungai ambrol dan menyumbat aliran air sehingga berpotensi memicu luapan ke permukiman warga. Saat ini di lokasi tersebut masih proses asesmen. 

Di Lojajar, Sinduharjo, Ngaglik, banjir luapan Sungai Boyong menyisakan tumpukan sampah yang menutup akses jalan dan jembatan penyeberangan.

Personel gabungan dari BPBD Sleman, Pemerintah Kalurahan, dan warga setempat terus berupaya melakukan penanganan dampak yang ditimbulkan dari bencana hidrometeorologi ini.

"Data yang masuk ini masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan," kata Haris, yang juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan peristiwa ini.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menambahkan bahwa satu unit ekskavator kecil telah dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material talud yang ambrol di Pakem.

Selain penanganan fisik, BPBD juga mulai menyalurkan bantuan darurat ke titik-titik terdampak.

"Kami telah menyerahkan geobag untuk penanganan tanggul irigasi yang ambrol," kata dia.(*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved