Cetak Sejarah! 3.830 Calhaj DIY Berangkat via Embarkasi Hotel Pertama di Indonesia
Sebanyak 3.830 jemaah calon haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi dilepas keberangkatannya pada musim haji 1447 H/2026 M
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 3.830 jemaah haji DIY resmi dilepas untuk musim haji 2026, menandai sejarah baru karena dikelola oleh kementerian baru dan melalui Embarkasi YIA.
- Musim ini menjadi yang pertama di Indonesia yang menerapkan model "Hotel Haji" di embarkasi, bertujuan meningkatkan kenyamanan dan profesionalisme pelayanan bagi jemaah.
- DIY menerima tambahan kuota 601 jemaah, dengan komposisi jemaah tertua berusia 102 tahun dan termuda 14 tahun.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 3.830 jemaah calon haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi dilepas keberangkatannya pada musim haji 1447 H/2026 M.
Pelepasan yang berlangsung di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, pada Rabu (15/4/2026) ini mencatatkan sejarah baru bagi tata kelola haji nasional, baik dari sisi kelembagaan maupun fasilitas embarkasi yang kini menggunakan model berbasis hotel.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, yang membacakan sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri.
Hal ini tidak lepas dari transisi pengelolaan haji yang kini berada di bawah kementerian baru, serta inovasi layanan embarkasi di DIY.
"Musim haji tahun ini merupakan musim yang istimewa. Tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi ini menjadi momentum penting karena penyelenggaraan haji untuk pertama kalinya ditangani oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Tentu ini menjadi babak baru dalam tata kelola pelayanan haji nasional, yang kita harapkan semakin profesional, tertata, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah. Jamaah haji DIY pada musim ini menjadi yang pertama diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dan juga akan merasakan pengalaman baru melalui penerapan model hotel haji, yang merupakan inovasi baru dan yang pertama di Indonesia," urai Paku Alam X mengutip sambutan Gubernur DIY.
Sri Paduka juga menyoroti situasi geopolitik global saat ini, seraya menitipkan pesan khusus kepada para jemaah.
"Di tengah situasi geopolitik di Timur Tengah, harapan dan doa senantiasa kita panjatkan agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini tetap berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan khusyuk. Saya juga berpesan kepada seluruh jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, menjaga kebersamaan, menaati arahan petugas, serta memelihara niat yang lurus semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT," tambahnya.
Baca juga: Cerita Petugas Haji Asal Yogyakarta, Siapkan 10 Sandal Jepit ke Tanah Suci Demi Layani Jemaah
Penambahan Kuota dan Profil Jemaah
Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj DIY, Jauhar Mustofa, melaporkan bahwa total jemaah yang berangkat dari DIY mencapai 3.830 orang.
Jumlah ini didapat setelah DIY menerima tambahan kuota sebanyak 601 jemaah, dari semula 3.147 menjadi 3.748 jemaah, yang di dalamnya termasuk 187 jemaah kuota prioritas lansia (5 persen).
Angka tersebut kemudian ditambah dengan 101 jemaah mutasi masuk dan dikurangi 21 jemaah mutasi keluar DIY.
Seluruh jemaah akan didampingi oleh 62 petugas yang terdiri dari petugas kelompok terbang (kloter) dan Petugas Haji Daerah (PHD).
Secara demografi, jemaah haji DIY didominasi oleh lulusan SLTA (1.779 orang) dan Sarjana S-1 (1.447 orang). Berdasarkan profesi, Pegawai Negeri Sipil (PNS) menempati urutan tertinggi dengan 1.198 orang, disusul pegawai swasta (864 orang), dan ibu rumah tangga (531 orang).
Rentang usia terbanyak berada pada kelompok 46–60 tahun (1.721 orang) dan 61–75 tahun (1.321 orang). Jemaah wanita tercatat lebih banyak, yakni 2.090 orang berbanding 1.757 jemaah pria.
Terdapat catatan menarik dari profil usia jemaah asal Kabupaten Bantul pada tahun ini.
| Tiga Jemaah Haji Nonprosedural Hendak Keluar Negeri Lewat YIA, Berhasil Dicegah Satgas |
|
|---|
| Jangan Bingung, Ini Posko Layanan Telkomsel di Makkah dan Madinah Selama Musim Haji |
|
|---|
| Pertamina Siapkan 9.614 KL Avtur untuk Penerbangan Haji di DIY dan Jateng |
|
|---|
| Di Balik Inovasi Embarkasi Hotel Pertama dan Satu-satunya, Ada Dana Manfaat Bekerja Tanpa Terlihat |
|
|---|
| Dana Manfaat yang Tak Disadari, Meringankan Langkah dari Dapur Gudeg ke Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Cetak-Sejarah-3830-Calhaj-DIY-Berangkat-via-Embarkasi-Hotel-Pertama-di-Indonesia.jpg)