Temuan Mayat Pria di Dalam Mobil di Concat Sleman, Polisi: Diduga Keracunan Karbon Monoksida
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga korban meninggal akibat terpapar gas karbon monoksida yang terjebak di dalam kabin mobil.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Pihak keluarga korban, berinisial JA (39), menurut Argo, telah memberikan keterangan kepada polisi bahwa ALB telah meninggalkan rumah saudaranya di Condongcatur sejak Kamis, 5 Maret 2026.
Berdasarkan rekaman CCTV, korban pergi membawa mobil tersebut dan tanpa membawa identitas seperti KTP atau SIM maupun dompet.
Sejak saat itu, korban tidak pernah kembali ke rumah. Nomor telepon atau WhatsApp yang biasa digunakan tidak dapat dihubungi.
Korban berikut mobilnya kemudian ditemukan di area Balai Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur pada Minggu (12/4/2026).
Atas kejadian ini, Polresta Sleman mengimbau masyarakat untuk lebih peka dan responsif.
"Segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan mobil yang terparkir lama di area publik atau pinggir jalan, untuk mengantisipasi hal serupa terjadi lagi," imbaunya.(*)
| Polresta Sleman Ungkap Perkembangan Kasus 11 Bayi yang Dievakuasi dari Penampungan di Pakem |
|
|---|
| Nasib Kasus 11 Bayi di Sleman Segera Ditentukan, Lanjut Proses Hukum atau Pembinaan? |
|
|---|
| Penyelidikan Polisi Terkait Temuan Satu Keluarga Meninggal saat Glamping di Temanggung |
|
|---|
| Misteri Glamping Maut Temanggung, Dugaan Penyebabnya Mengerucut ke Dua Faktor Ini |
|
|---|
| Pamit Liburan Berujung Duka, Sekeluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas Kaku di Dalam Tenda Glamping |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Temuan-Mayat-Pria-di-Dalam-Mobil-di-Concat-Sleman-Polisi-Diduga-Keracunan-Karbon-Monoksida.jpg)