Berburu Sate Klathak Pak Pong, Kuliner Legendaris di Bantul
Dzakiron, menjadi pendiri Sate Klathak Pak Pong menceritakan, sekilas bagaimana usaha itu berdiri sejak 29 tahun silam.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Joko Widiyarso
Bahkan, sejak Jumat (27/3/2026) kemarin, daya beli masyarakat dinilai mengalami penurunan drastis dan hampir menyentuh penjualan seperti hari-hari sebelumnya.
"Kami tidak bisa memperkirakan hitungan per porsi. Tapi, saat libur Lebaran Idulfitri ini enggak seperti Lebaran sebelumnya. Kalau Lebaran ini per hari hanya potong sekitar 50-an domba. Kalau Lebaran tahun lalu bisa mencapai 70-an domba. Penurunannya sangat terasa sekali," ujar Dzakiron.
Ia mengaku belum bisa memastikan penyebab penurunan daya pembeli terhadap sate klathak. Akan tetapi, diperkirakan karena sudah mulai ramainya penjual kuliner serupa, sehingga berpotensi berdampak terhadap hasil jual di tempat usahanya.
"Mungkin juga karena Lebaran tahun ini masih sangat berdekatan dengan liburan akhir tahun 2025. Jadi, ya mungkin jumlah pemudik juga berkurang, wisata juga berkurang," ucap dia.
Stok domba dari Jateng
Pihaknya pun menyampaikan bahwa sampai saat ini, pasokan maupun stok kebutuhan domba masih aman.
Namun, selama ini untuk kebutuhan konsumsi penjualan sate klathak di tempatnya masih disuplai dari Jawa Tengah.
"Kalau dari daerah Jogja saja, mungkin tidak bisa mencukupi. Jadi, kami masih disuplai dari Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah," kata Dzakiron.
Untuk menjaga keaslian produk, sampai saat ini pihaknya belum berencana melakukan ekspansi ke luar DIY.
Sebab, ia ingin, wisatawan yang di luar Jogja yang ingin mencoba kuliner Sate Klathak Pak Pong langsung berkunjung Bantul.
"Memang sering saya dapat tawaran agar buka cabang usaha di luar daerah. Tapi, saya berpedoman Sate Klathak Pak Pong tetap ada di Jogja. Cuma kalau ke depan, anak-anak saya punya rencana ya saya tidak tahu," tutup dia.
| Tren Belanja Produk Ibu dan Bayi Meningkat, Toko Terkurasi Mulai Sasar Pasar Yogyakarta |
|
|---|
| Tiket dan Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini Jumat 24 April 2026 dari St. Tugu |
|
|---|
| Wagub DIY Dorong Mandiri Jogja Marathon 2026 Beri Efek Ganda bagi Pariwisata |
|
|---|
| Menghirup Kembali Aroma Tahun 80-an di Rumah Nayantaka Batik |
|
|---|
| Pebisnis Biji Kopi Asal Bangka Belitung Ditemukan Meninggal Dunia di Kos Ekslusif di Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Potret-sate-klathak-di-warung-Sate-Klathak-Pak-Pong-Pusat-Jl-Sultan-Agung-Nomor-18-Bantul.jpg)