Potensi Cuaca Ekstrem Jadi Perhatian Pemkab Kulon Progo selama Libur Lebaran

Agung mengatakan bahwa kondisi cuaca selama libur Idulfitri atau Lebaran juga perlu menjadi perhatian.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa/Pemkab Kulon Progo
RAKOR: Rapat Koordinasi Forkopimda di Ruang Menoreh, Kantor Sekretariat Daerah Kulon Progo, Senin (09/03/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mulai mematangkan persiapan untuk menyambut liburan Idulfitri 1447 Hijriah (H). Adapun masa liburan akan berlangsung cukup panjang, di mana para pemudik hingga wisatawan juga akan berdatangan.

Persiapan salah satunya dilakukan lewat Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Senin (09/03/2026). Rakor dipimpin oleh Bupati Kulon Progo Agung Setyawan.

Libur saat masa pancaroba

Agung mengatakan bahwa kondisi cuaca selama libur Idulfitri atau Lebaran juga perlu menjadi perhatian. Sebab liburan berlangsung di musim pancaroba atau peralihan.

"Kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi menjadi sorotan selama libur Lebaran ini," katanya memberikan keterangan pada wartawan.

Potensi bencana hidrometeorologi bisa muncul karena musim pancaroba bisa menyebabkan cuaca ekstrem. Kulon Progo sendiri rawan terjadi bencana seperti longsor, banjir, hingga pohon tumbang.

Adapun longsor biasanya terjadi di wilayah Pegunungan Menoreh, yang mana juga banyak destinasi wisata. Antisipasi dan mitigasi pun perlu disiapkan selama libur Lebaran.

"Sementara wilayah dataran rendah termasuk Underpass YIA perlu diantisipasi dari potensi banjir," ujar Agung.

Tiga prioritas persiapan

Ia pun menyebut ada 3 prioritas utama bagi jajarannya dalam menyiapkan libur Lebaran yang kondusif. Seperti pengamanan arus mudik yang humanis, pemantauan stabilitas bahan pokok, serta pengaktifan kanal komunikasi publik untuk menangkal kabar bersifat hoaks.

Agung pun meminta seluru jajaran dan instansi terkait agar bersinergi dengan baik selama libur Lebaran ini. Terutama memastikan masa libur tetap berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Kita harus bekerja secara antisipatif agar warga Kulon Progo dan para pemudik bisa beribadah dan bersilaturahmi dengan tenteram," jelasnya.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Ridho Hidayat mengatakan mobilitas masyarakat di Bumi Binangun akan meningkat signifikan saat libur Lebaran. Antisipasi pun telah disiapkan.

Seperti memetakan wilayah atau titik rawan kepadatan. Terutama di kawasan YIA, pusat Kota Wates, serta beberapa destinasi wisata populer seperti Pantai Glagah di Kapanewon Temon dan Waduk Sermo di Kapanewon Kokap.

"Fokus kami adalah antisipasi kemacetan, kecelakaan di titik rawan, serta tindak kriminalitas selama libur Lebaran," kata Ridho.(alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved