Ribuan Relawan SPPG se-DIY Sampaikan Ikrar Siap Terima Kritik dan Evaluasi Mutu Layanan
Mereka siap menerima kritik dan masukan, demi menjaga kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Ribuan relawan SPPG se-DIY berkumpul di GOR Amongrogo Yogyakarta untuk menyatakan ikrar menjaga mutu dan kualitas makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Mereka siap menerima kritik dan masukan, demi menjaga kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
- DIY menjadi wilayah pertama para relawan SPPG menyatakan ikrar dalam memperbaiki layanan.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ribuan relawan Satuan Pelayanan Gizi Nasional (SPPG) se-DIY berkumpul di GOR Amongrogo Yogyakarta untuk menyatakan ikrar menjaga mutu dan kualitas makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Sabtu (7/3/2026).
Mereka siap menerima kritik dan masukan, demi menjaga kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
Ketua Umum Relawan MBG se-DIY , Roy Marjuk, mengatakan para relawan menyadari berbagai masukan dari masyarakat penting untuk meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan.
"Ya, kalau kritik itu sangat bagus untuk membangun kami, untuk introspeksi kami, untuk memperbaiki kami. Nah kami sebagai relawan tentu akan memperbaiki kinerjanya. Jangan sampai ada kelalaian ataupun kesalahan-kesalahan," kata Roy, kepada awak media.
Dia menuturkan, DIY menjadi wilayah pertama para relawan SPPG menyatakan ikrar dalam memperbaiki layanan.
Seusai menyampaikan ikrar, masing-masing SPPG akan berbenah mulai dari standar operasional dapur hingga memilah bahan makanan untuk MBG.
“Mereka merasa terpanggil untuk berikrar memperbaiki kinerja layanan MBG agar berjalan dengan baik, diawali dari Jogja, rencana beberapa daerah lain akan menyatakan sikap untuk introspeksi,” jelasnya.
Baca juga: Jenis-jenis Makanan yang Sebaiknya Anda Hindari saat Sahur
Tujuh Poin
Seorang peserta, Salman Alfarizi Iqbal Hatta, selaku Kepala SPPG Samigaluh, Kulon Progo, mengatakan kegiatan ini memperkuat teman-teman relawan SPPG, khususnya di DIY.
Ada tujuh poin ikrar evaluasi yang dibacakan para relawan SPPG dalam acara ini, yakni :
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
- Siap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta semangat kebersamaan dalam keberagaman.
- Siap Mengabdikan diri kepada masyarakat, dengan semangat gotong royong, kepedulian, dan solidaritas sosial.
- Menjunjung tinggi kejujuran, kebeneran dan Bertanggung Jawab melayani Masyarakat secara Profesional pada pelayanan MBG.
- Menjaga nama baik Relawan MBG, dimanapun berada.
- Siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat, serta agenda kemanusiaan.
- Siap berperan aktif membangun masyarakat dengan semangat kebersamaan dan gotong royong serta siap memberikan pelayanan MBG yang optimal demi bangsa dan generasi muda Indonesia.
“Poin pentingnya kami relawan harus kompak didalam dapur untuk menjaga mutu kualitas makanan, serta harus melaksanakan pekerjaan sesuai SOP,” pungkasnya. (*)
| Kampanyekan Makanan Pendamping Beras, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Gelar Lomba Memasak |
|
|---|
| Kata-kata Van Gastel usai PSIM Yogyakarta Akhiri Puasa Kemenangan |
|
|---|
| Kalah dari PSIM Yogyakarta, Pelatih Malut United Pertanyakan Kartu Merah Angulo Mosquera |
|
|---|
| Putus Tren Negatif di Super League, Pelatih PSIM Yogyakarta Ungkap Rahasianya |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Akhiri Puasa Kemenangan, Bekuk Malut United 2-0 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ikrar-relawan-SPPG-di-Jogja.jpg)