Sambut Arus Mudik Lebaran, Sleman Kerahkan 9 Tim Buat Gerak Cepat Tambal Jalan

DPUPKP Sleman menerjunkan 9 tim khusus untuk mempercepat perbaikan jalan, dalam rangka menyambut lonjakan arus pemudik pada Lebaran 2026.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
TAMBAL JALAN: Proses penambalan lubang jalan di ruas Tempel- Klangon tepatnya di Kelurahan Banyurejo, Tempel, Kabupaten Sleman. DPUPKP Kabupaten Sleman menerjunkan 9 tim khusus untuk mempercepat perbaikan jalan, dalam rangka menyambut lonjakan arus pemudik pada Lebaran 2026. 
Ringkasan Berita:
  • DPUPKP Kabupaten Sleman menerjunkan 9 tim khusus untuk mempercepat perbaikan jalan, dalam rangka menyambut lonjakan arus pemudik pada Lebaran 2026.
  • Tim ini ditargetkan menyelesaikan penambalan jalan berlubang di berbagai ruas kabupaten dan jalur alternatif sebelum Lebaran untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan.

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menerjunkan 9 tim khusus untuk mempercepat perbaikan jalan, dalam rangka menyambut lonjakan arus pemudik pada Lebaran 2026.

Tim ini ditargetkan menyelesaikan penambalan jalan berlubang di berbagai ruas kabupaten dan jalur alternatif sebelum Lebaran untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan.

"Kami mengerahkan 9 tim (untuk perbaikan jalan). Timur 3, tengah 3, barat 3. Masing-masing tim 6 orang. Tim siap gercep (gerak cepat, Red) sesuai komando," kata Plt. Kepala DPUPKP Sleman, Sukarmin, Sabtu (7/3/2026). 

Menurut dia, ruas jalan yang rusak akibat aktivitas pembangunan jalan tol perbaikan atau pemeliharaannya disanggupi oleh pelaksana jalan tol dengan batas pengerjaan sampai H -7 sebelum Lebaran

Sedangkan pada ruas jalan kabupaten, pihaknya rutin melakukan pemeliharaan sesuai hasil monitoring tim pemeliharaan. 

Dalam pelaksanaannya, kata dia, tidak ada batasan waktu. Ketika ada aduan masyarakat terkait jalan kabupaten yang berlubang, maka akan segera ditindaklanjuti. 

"Apabila ada aduan dari masyarakat. Ini menjadi prioritas penanganan. Jadi secara waktu kami tidak terbatas waktu. Tentunya kami berupaya sebelum hari H (lebaran) seluruh ruas jalan kabupaten bisa dilalui pemudik dengan aman," kata dia. 

Alokasikan anggaran besar

Pemerintah Kabupaten Sleman mengalokasikan anggaran cukup besar untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan tahun ini. 

Hal ini seiring dengan komitmen Kepala Daerah terhadap peningkatan infrastruktur jalan dan penerangan jalan melalui visi Dalane Alus lan Padang. 

Kepala Bidang Bina Marga, DPUPKP Sleman Fauzan Ma'ruf mengatakan anggaran perbaikan dan pemeliharaan jalan tahun ini senilai Rp 108 miliar. 

Adapun untuk menyambut mudik lebaran, serangkaian persiapan telah dilakukan. Mulai dari pemetaan lokasi ruas jalan utama dan survey kerusakan untuk membuat prioritas penanganan perbaikan sesuai kondisi jalan dan tingkat kerusakannya.

Apabila ditemukan jalan berlubang, maka segera dilakukan penambalan yang ditargetkan selesai H-7 lebaran. 

"Proses (pemeliharaan jalan) secara umum tidak ada kendala. Cuma mengingat musim hujan kadang pelaksanaan di lapangan kurang optimal," ujar dia.

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved