Sekutu Para Hantu’, Tafsir Realisme Magis dalam Broken White Project 31

Pameran seni rupa kembali digelar di Yogyakarta melalui program Broken White Project edisi ke 31 yang bertajuk ‘Sekutu Para Hantu

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Santo Ari
Suasana Pameran ‘Sekutu Para Hantu’ berlangsung pada 6 Maret hingga 24 April 2026 di Ace House - Langgeng Art Space 

Noviadi Angkasapura menghadirkan figur figur janggal dengan garis organik yang menyiratkan makna yang tertunda.

Program Broken White Project sendiri merupakan rangkaian pameran yang diinisiasi oleh Ace House Collective.

Program ini dirancang untuk menghadirkan seniman pilihan sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi kembali proses berkarya melalui pendampingan kuratorial secara intensif.

Salah satu seniman yang terlibat dalam pameran ini adalah Nasirun. Bagi perupa senior tersebut, keterlibatannya dalam proyek ini menjadi kesempatan untuk terus berinteraksi dengan publik dan generasi seniman yang lebih muda.

“Dari dulu saya kepingin menjadi bagian publik. Kalau berkesenian hanya berhenti untuk dirinya sendiri, berarti bukan milik publik,” kata Nasirun.

Ia juga menyebut keterlibatan dalam pameran bersama seniman yang lebih muda menjadi pengalaman yang penting dalam perjalanan berkesenian.

“Saya ingin justru kolaborasi ataupun ikut partisipasi dalam pameran anak muda. Dengan kita interaksi dengan publik, kita mendapatkan banyak sekali asupan ataupun inspirasi baru,” ujarnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved