Sekutu Para Hantu’, Tafsir Realisme Magis dalam Broken White Project 31
Pameran seni rupa kembali digelar di Yogyakarta melalui program Broken White Project edisi ke 31 yang bertajuk ‘Sekutu Para Hantu
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Noviadi Angkasapura menghadirkan figur figur janggal dengan garis organik yang menyiratkan makna yang tertunda.
Program Broken White Project sendiri merupakan rangkaian pameran yang diinisiasi oleh Ace House Collective.
Program ini dirancang untuk menghadirkan seniman pilihan sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk mengeksplorasi kembali proses berkarya melalui pendampingan kuratorial secara intensif.
Salah satu seniman yang terlibat dalam pameran ini adalah Nasirun. Bagi perupa senior tersebut, keterlibatannya dalam proyek ini menjadi kesempatan untuk terus berinteraksi dengan publik dan generasi seniman yang lebih muda.
“Dari dulu saya kepingin menjadi bagian publik. Kalau berkesenian hanya berhenti untuk dirinya sendiri, berarti bukan milik publik,” kata Nasirun.
Ia juga menyebut keterlibatan dalam pameran bersama seniman yang lebih muda menjadi pengalaman yang penting dalam perjalanan berkesenian.
“Saya ingin justru kolaborasi ataupun ikut partisipasi dalam pameran anak muda. Dengan kita interaksi dengan publik, kita mendapatkan banyak sekali asupan ataupun inspirasi baru,” ujarnya. (*)
| Momentum Ekspresi Diplomasi Budaya, Inilah Kolaborasi Nasirun-Bunta Inoue |
|
|---|
| Duo Seniman Tampilkan 11 Karya dalam Pameran 'Emerging Echoes' |
|
|---|
| Terapi Lewat Warna, 43 Penyandang Autis Pamerkan Karya di GIK UGM |
|
|---|
| Momen Para Istri Senirupawan Yogyakarta Gelar Pameran Sketsa Pelukis Tino Sidin |
|
|---|
| Kata Jokowi Soal Pameran Lukisan Yos Suprapto, Itu Kreativitas Seniman yang Harus Dihargai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekutu-Para-Hantu-Tafsir-Realisme-Magis-dalam-Broken-White-Project-31.jpg)