BPBD DIY Petakan Jalur Mudik Rawan Bencana, Status Siaga Darurat Diperpanjang
BPBD DIY kini tengah melakukan pemetaan khusus antara jalur mudik dengan titik-titik rawan longsor dan banjir di seluruh wilayah Yogyakarta.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Ruruh mengimbau agar pemudik dan masyarakat umum mulai akrab dengan pemanfaatan teknologi kebencanaan.
Ia menekankan pentingnya akses informasi real-time untuk meminimalisir risiko.
"Ya yang jelas masyarakat itu harus mulai menggunakan teknologi ya. Kalau ke mana-mana buka info BMKG terkait dengan cuaca, potensi hujan dan sebagainya. Kalau mau lihat apa risiko bencana apa di lokasi tersebut, pakai aplikasi inaRISK. Nah, kemudian terkait dengan lingkungan sekitar, masyarakat juga harus mulai sadarlah melakukan identifikasi secara mandiri terhadap lingkungan sekitarnya. Karena yang tahu persis kondisi lingkungan kita ya kita sendiri, termasuk pohon-pohon yang rapuh, pohon-pohon yang tinggi, yang lebat, yang sudah berpotensi untuk rapuh, nah itu dilakukan pemotongan. Kalau yang rapuh ya dipangkas sampai pokoknya, supaya nanti tidak menimbulkan masalah yang merugikan diri sendiri," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bagi warga yang tinggal di kawasan perbukitan agar waspada terhadap tanda-tanda awal pergerakan tanah.
"Kalau tinggalnya di sekitar tanah yang topografinya itu bukit, nah ini monggo harus sangat hati-hati. Apalagi kalau sudah ada retakan, itu harus disampaikan ke teman-teman kabupaten atau FPRB atau relawan yang ada di lokasi. Silakan nanti teman-teman kabupaten akan melakukan asesmen terhadap lokasi tersebut supaya kemudian bisa diantisipasi sejak dini untuk kemudian tidak menimbulkan bencana," pungkasnya. (*)
| Antisipasi Cuaca Ekstrem Pancaroba, BPBD DIY Ajukan Perpanjangan Siaga Darurat hingga 15 Mei |
|
|---|
| BPBD DIY Kaji Pemanfaatan Sumber Mata Air Untuk Penanganan Kekeringan Berkelanjutan |
|
|---|
| BPBD DIY: Bangun Rumah Sekarang Tak Boleh Asal, Wajib Standar Tahan Gempa |
|
|---|
| DIY Masuki Fase 30 Tahun Terakhir Siklus Megathrust, BPBD DIY Matangkan Mitigasi |
|
|---|
| Fenomena Tanah Bergerak di Bantul, BPBD DIY dan BPPTKG Turun Tangan Lakukan Kajian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tebing-Setinggi-25-Meter-di-Tanjakan-Clongop-Longsor-Jalur-Penghubung-Gunungkidul-Klaten-Ditutup.jpg)