Operasi Pasar Murah di Sentolo Diserbu Warga, Musira Rela Antre Satu Jam Demi Sembako

Ribuan warga memenuhi halaman Kantor Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, pada Senin (02/03/2026).

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Antrean warga yang membludak dalam kegiatan Operasi Pasar (OP) Pasar Murah di Halaman Kantor Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, Senin (02/03/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Perdagangan Kulon Progo menggelar Pasar Murah di Kapanewon Sentolo pada Senin (2/3/2026), yang diserbu ribuan warga untuk mendapatkan bahan pangan harga miring.
  • Pemerintah menyediakan 3,5 ton bahan pangan per lokasi dengan subsidi harga sekitar Rp3.000 untuk komoditas beras, gula, telur, terigu, dan minyak goreng.
  • Program rutin menjelang Idulfitri ini akan dilaksanakan di 12 kapanewon se-Kulon Progo hingga 14 Maret mendatang guna menjaga stabilitas harga dan pasokan.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Ribuan warga memenuhi halaman Kantor Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, pada Senin (02/03/2026).

Mereka datang demi bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga miring di Operasi Pasar (OP), Pasar Murah yang digelar oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kulon Progo.

Operasi Pasar (OP) Sembako adalah kegiatan penyaluran bahan pangan pokok (sembilan bahan pokok) yang dilakukan oleh pemerintah atau pihak berwenang langsung kepada masyarakat dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar.

Pantauan Tribun Jogja di lokasi sekitar pukul 08.37 WIB, antrean warga sudah memanjang dari halaman hingga mepet bangunan kantor. Banyak di antara mereka yang sengaja datang lebih awal ke sana.

Salah satunya adalah Musira. Ibu rumah tangga asal Kalurahan Salamrejo, Sentolo ini mengaku menunggu sekitar 1 jam untuk bisa membeli bahan pangan.

"Saya datang dari sebelum kegiatannya dimulai," katanya.

Setelah menunggu dan mengantre sekitar 1 jam, Musira akhirnya mendapatkan bahan pangan yang jadi kebutuhannya. Antara lain, minyak goreng, tepung terigu, beras, dan telur.

Ia mendapatkan bahan pangan tersebut dengan harga lebih murah. Info soal Pasar Murah sendiri diterimanya dari warga melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

"Senang saya karena bisa dapat bahan pangan dengan harga lebih murah," ujar Musira.

Ia akan memanfaatkan bahan pangan yang dibelinya untuk kebutuhan sehari-hari. Jika masih mencukupi, bahannya juga akan digunakan untuk persiapan Hari Raya Idulfitri alias Lebaran.

Baca juga: MPBI DIY Buka Posko THR 2026, Sektor Informal dan Gig Economy Paling Rawan Pelanggaran

Penelaah Teknis Kebijakan, Bidang Usaha Perdagangan, Disdag Kulon Progo, Yoga mengatakan Sentolo jadi lokasi pertama pelaksanaan OP Pasar Murah.

"OP akan kami lakukan di 12 kapanewon, diawali di Sentolo hari ini dan berakhir di Temon pada 14 Maret nanti," jelasnya.

Menurut Yoga, di setiap lokasi pihaknya menyediakan sekitar 3,5 ton bahan pangan. Khusus komoditas beras, gula pasir, telur, tepung terigu, dan minyak goreng dijual dengan harga lebih murah dari pasar.

Sebab Disdag Kulon Progo memberikan subsidi harga dari sisi biaya transportasi. 5 komoditas tersebut masing-masing mendapat subsidi sekitar Rp 3 ribu dari harga pasaran.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved