Kasus Pembunuhan di Sedayu, Polisi Periksa Dua Saksi Rekan Korban

Penyidik Polres Bantul memeriksa dua orang saksi dari kasus pembunuhan orang tak dikenal (OTK) di Padukuhan Kaliurang Argomulyo Sedayu,

Istimewa/Dok. Polres Bantul
OLAH TKP: Polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara terhadap kasus pembacokan warga Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Rabu (25/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Polisi memeriksa dua saksi dari kasus pembunuhan di Padukuhan Kaliurang, Kalurahan Argomulyo, Sedayu, Bantul
  • Dua saksi yang diperiksa adalah teman korban yang pada malam sebelumnya sempat main di rumah korban
  • Keluarga korban telah menggelar tahlilan, dan selanjutnya menyerahkan ke pihak kepolisian untuk proses penyelidikan

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Polisi tengah memeriksa dua orang saksi dari kasus pembunuhan orang tak dikenal (OTK) di Padukuhan Kaliurang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

"Terkait saksi, sudah dua saksi yang diperiksa. Teman korban semua," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Kamis (26/2/2026).

Sampai saat ini, pihaknya belum bisa memberikan detail informasi terkait kasus pembunuhan itu. Akan tetapi, proses penyelidikan masih berlangsung sampai saat ini. 

Periksa saksi teman korban

Terpisah, Dukuh Kaliurang, Aprilia Putranto, menyebut bahwa jenazah korban telah dilakukan pemakaman dan prosesi tahlilan tadi malam. 

"Keluarga sudah menyerahkan ke pihak kepolisian untuk proses selanjutnya. Dan sejauh ini, yang dipanggil ke kepolisian ada teman-temen korban yang malam harinya sempat main di rumah korban," jelas dia.

Walau begitu, Aprilia mengaku tidak mengetahui detail teman-teman korban. Akan tetapi, temen korban tersebut dipastikan bukan warganya. 

"Untuk korban sendiri kesehariannya ya kerja serabutan," tuturnya. 

Pembacokan

Diberitakan sebelumnya, seorang bapak bernama Kitin Yogatama Rustamaji (36), warga Padukuhan Kaliurang, tewas usai dibacok orang tak dikenal OTK pada Rabu (25/2/2026) pagi. 

Aprilia mengaku mendapat kabar pembunuhan dari salah satu warga setempat.

"Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB. Saya diberi informasi oleh warga dan diminta untuk ke sini (tempat kejadian perkara). Kemudian posisi saya saat ke sini, korban sudah tidak bernyawa. Kami langsung menghubungi pihak kepolisian," tutupnya.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved