Kasus Pembunuhan di Sedayu

Pelaku Pembunuhan di Argomulyo Bantul Diduga Dua Orang, Datang dari Arah Timur Rumah

Menurut istri korban jumlah pelaku diperkirakan ada dua orang. Pada saat kejadian, pelaku datang dari arah timur rumah korban

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa/Dok. Polres Bantul
TKP: Rumah tempat kejadian perkara kasus pembacokan warga Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Rabu (25/2/2026). 

Namun, anak korban tidak mengalami luka apapun.

Setelah berhasil membacok korban, pelaku langsung bergegas pergi meninggalkan rumah korban.

Kemudian istri korban memberitahu tetangga korban diteruskan ke pihak RT setempat. 

"Kemudian masyarakat sekitar rumah korban datang untuk membantu keluarga korban. Selanjutnya istri korban dibawa ke Rumah Sakit Mitra sehat Gamping Sleman untuk berobat," tutur dia.

Hasil pemeriksaan

Kejadian itu diketahui oleh pihak kepolisian setempat, sehingga diteruskan ke INAFIS Polres Bantul dan Puskesmas Sedayu 1. 

Selanjutnya, pihak Puskesmas Sedayu 1 melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka di bagian wajah dengan luka sayatan sepanjang 10 sentimeter, di perut sampai ke paha sepanjang 20 sentimeter dengan kedalaman 10 sentimeter, serta luka dibagian ibu jari tangan kanan sepanjang 4 sentimeter," kata Rita.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan korban dinyatakan sudah meninggal dunia, dikarenakan luka di perut korban yang mengakibatkan pendarahan.

Keterangan dukuh

Dukuh Kaliurang, Aprilia Putranto, mengaku mendapat kabar pembunuhan dari salah satu warga setempat.

"Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB. Saya diberi informasi oleh warga dan diminta untuk ke sini (tempat kejadian perkara). Kemudian posisi saya saat ke sini, korban sudah tidak bernyawa. Kami langsung menghubungi pihak kepolisian," katanya, saat dijumpai di rumah duka.

Sebelum pihak kepolisian datang, pihaknya melakukan sterilisasi lokasi kejadian terlebih dahulu. Ia mengaku melihat luka pada tubuh korban berupa sayatan di bagian wajah sebelah kiri dan di perut. 

Dikatakannya, pada saat kejadian di dalam rumah hanya ada korban, anak, dan istri korban. Kemudian, istri korban mendengar ada orang yang masuk dan mengayunkan senjata tajam hingga melukai tangan istri korban serta tubuh korban.

Anak korban selamat

"Tapi, anak korban alhamdulillah selamat tidak ada luka sama sekali. Untuk wajah pelaku tidak diketahui karena menggunakan atribut. Jadi tertutup semua dan begitu cepat hanya sepersekian detik," ujarnya.

Lanjutnya, tidak ada barang berharga korban yang hilang. Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan outopsi, namun jenazah akan dibawa pulang pada hari ini juga ke rumah duka.

"Kemudian nanti akan ada salat jenazah. Itu kemungkinan malam, karena saat ini posisi jenazah baru berangkat dari RS Bhayangkara ke rumah duka," ucap dia. 

Aktivitas harian korban

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved