Pemkab Kulon Progo Salurkan BPNT APBD pada 904 Penerima Melalui Sistem E-Warong
Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bersumber dari APBD 2026 mulai dilakukan di Kulon Progo, Rabu (25/2/2026)
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Pemkab Kulon Progo mulai menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bersumber dari APBD 2026.
- Kepala Dinsos-PPPA Kulon Progo, Ernawati Sukeksi, menjelaskan ada sebanyak 904 warga penerima BPNT APBD tahun ini.
- Setiap penerima akan mendapatkan bantuan senilai Rp 200 ribu setiap bulan, selama 12 bulan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mulai menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Penyaluran secara resmi dimulai pada Rabu (25/02/2026).
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kulon Progo, Ernawati Sukeksi, menjelaskan ada sebanyak 904 warga penerima BPNT APBD tahun ini.
"904 penerima ini berasal dari 12 kapanewon di Kulon Progo," kata Ernawati ditemui di Pasar Sentolo Baru, Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo.
Bantuan Senilai Rp200 Ribu
Setiap penerima akan mendapatkan bantuan senilai Rp200 ribu setiap bulan, selama 12 bulan.
Bantuannya disalurkan melalui E-Warong yang tersebar di 24 titik di Kulon Progo, bekerjasama dengan Bank BPD DIY.
Menurut Ernawati, nominal Rp200 ribu itu bisa didapatkan penerima bantuan dalam bentuk paket sembilan bahan pokok (sembako).
Meliputi beras, bahan protein, sayur, hingga gula pasir.
"Sembakonya berasal dari bahan pangan lokal yang disediakan oleh pemasok di bawah binaan Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinperinkop-UKM)," ujarnya.
Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk penyediaan bahan pangan.
Ernawati mengatakan pihaknya telah melakukan verifikasi dan validasi untuk memastikan penerima bantuan tepat sasaran.
Baca juga: Warga Kulon Progo Keluhkan Menu Kering MBG selama Ramadan: Tak Ada Gizinya, Harga Hanya Rp6 Ribu
Pemenuhan Kebutuhan Pangan
Ia menjelaskan Program BPNT APBD menjadi upaya pemenuhan kebutuhan pangan dan ketahanan pangan.
Terutama bagi masyarakat yang sangat membutuhkan karena kurang mampu secara ekonomi.
"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga penerima yang membutuhkan," kata Ernawati.
| Komisi I DPRD Kulon Progo Desak Audit Menyeluruh untuk PT SAK |
|
|---|
| Pedagang Es Teh Jumbo di Wates Kulon Progo Terpaksa Naikkan Harga, Imbas Mahalnya Plastik Kemasan |
|
|---|
| Warga di Wates Kulon Progo Resah Harga Plastik Melambung, Pasokan Mulai Sulit |
|
|---|
| Kunjungan Wisatawan di Kulon Progo Selama Libur Lebaran 2026 Tembus Target 100 Ribu Orang |
|
|---|
| Ikuti Instruksi Pemerintah Pusat, Pemkab Kulon Progo Harus Alokasikan PPPK untuk Mendampingi KDMP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Para-penerima-bantuan-BPNT-APBD-di-Kulon-Progo.jpg)