Pria Asal Sedayu Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan Bantar Lama Kulon Progo
Jasadnya ditemukan di bawah Jembatan Bantar Lama sisi barat yang masuk wilayah Kalurahan Banguncipto, Sentolo.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di bawah Jembatan Bantar Lama wilayah Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, Senin (23/02/2026). Kejadian ini menghebohkan warga sekitar.
|
*) Catatan : Artikel ini dibuat bukan untuk menginspirasi Anda yang sedang berpikir untuk mengakhiri kehidupan. Bagi Anda yang merasa kesepian dan memiliki permasalahan mental, jangan menunda untuk meminta pertolongan profesional. Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. |
Pantauan Tribun Jogja di lokasi sekitar pukul 12.44 WIB, warga sudah memenuhi lokasi penemuan jasad tersebut. Jasadnya ditemukan di bawah Jembatan Bantar Lama sisi barat yang masuk wilayah Kalurahan Banguncipto, Sentolo.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh Kusnanto, petugas kebersihan di jembatan tersebut. Sekitar pukul 11.30 WIB, ia hendak buang air kecil di bawah jembatan usai bekerja membersihkan area sekitar jembatan.
"Saat mau buang air kecil, saya lihat seperti ada orang yang posisinya tergantung," katanya.
Setelah diamati, ternyata benar bahwa yang dilihat adalah tubuh manusia yang tergantung dan sudah tak bernyawa. Kusnanto tak berani mendekat, namun ia langsung memberitahu perangkat setempat.
Setelah dilaporkan, polisi kemudian datang bersama tim medis dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kulon Progo. Pemeriksaan sempat dilakukan di lokasi kejadian, lalu jasad pria tersebut dievakuasi dan dibawa dengan ambulans.
Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko menyampaikan bahwa jasad itu dibawa ke RSUD Nyi Ageng Serang (NAS) Sentolo. Menurut pemeriksaan, pria tersebut diidentifikasi sebagai M (42), pria asal Sedayu, Bantul.
Pemeriksaan menyatakan bahwa M murni meninggal dunia karena gantung diri. Sebab tidak ditemukan luka atau tanda bekas kekerasan pada tubuhnya.
"Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Sentolo I," kata Sarjoko.
| Dinkes Kulon Progo Catat Sebanyak 261 Jemaah Calon Haji Berisiko, Perlu Pendampingan Penuh |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng Melonjak, Pengusaha Kuliner di Kulon Progo Dilema Naikkan Harga |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng di Pasar Kulon Progo Melonjak, Pasokannya pun Menurun |
|
|---|
| Persiapan Hotel Sebagai Asrama Haji DIY di Kulon Progo: 1 Kamar Diisi 3 Jemaah |
|
|---|
| Embarkasi Haji DIY di YIA Kulon Progo Diklaim Siap 90 Persen, Keberangkatan Perdana 21 April |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pria-Asal-Sedayu-Ditemukan-Meninggal-Dunia-di-Bawah-Jembatan-Bantar-Lama-Kulon-Progo.jpg)