Rumah Dijadikan Gudang Petasan di Caturtunggal Ludes Terbakar

Rumah yang dijadikan sebagai gudang kembang api di Padukuhan Blimbing Sari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman hangus terbakar

Tayang:
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Hanif Suryo
KEBAKARAN: Kondisi rumah yang hangus terbakar di Padukuhan Blimbing Sari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Sabtu (21/2/2026). Kebakaran diduga dipicu ledakan kembang api yang tersimpan di dalam rumah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu unit rumah beserta dua sepeda motor dan seluruh isinya ludes terbakar. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah di Padukuhan Blimbing Sari, Caturtunggal, Depok, Sleman yang dijadikan gudang kembang api terbakar hebat akibat dugaan korsleting listrik, memicu ledakan beruntun.
  • Api sulit dipadamkan karena lokasi di permukiman padat dan akses sempit. Warga, Damkar UGM, dan Damkar Sleman menerjunkan lima armada, butuh hampir satu jam dan tiga tangki air untuk menjinakkan api.
  • Tidak ada korban jiwa karena rumah kosong, namun bangunan, isinya, serta dua motor hangus. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Rumah yang dijadikan sebagai gudang kembang api di Padukuhan Blimbing Sari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman hangus terbakar.

Banyaknya kembang api yang ada di dalam rumah memicu ledakan beruntun dalam kurun waktu yang cukup lama.

Lokasi yang berada di dalam pemukiman padat penduduk membuat upaya pemadaman sempat terkendala.

Beruntung, kesigapan warga bersama tim pemadam kebakaran Kabupaten Sleman dan UGM berhasil menjinakan api sehingga kebakaran tidak meluas.

Akibat kejadian ini, rumah berserta isinya ludes terbakar.

Kerugian diperkirakan ratusan jutaan rupiah.

Adapun dugaan sementara, penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik di dalam rumah.

Korbaran api kemudian merembet ke ruangan yang dijadikan sebagai gudang kembang api.

Alhasil, rentetan ledakan kembang api tak terelakan.

Adapun saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong.

Pemilik rumah yang diketahui bernama Daniel.

Dukuh Blimbing Sari, Robet Purnomo, mengatakan kebakaran ini diketahui warga saat terdengar suara ledakan petasan yang terus menerus.

"Tadi sekitar jam 5 kurang 10 menit, terdengar suara petasan dari arah rumah di sebelah barat saya. Rumah saya (jaraknya) empat rumah dari posisi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Saya mendekat, ternyata suara petasan atau kembang api itu sudah saling bersahutan," tutur Robet.

Warga yang mengetahui ada kebakaran langsung berdatangan yang berusaha untuk memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved