Tepergok Hendak Perang Sarung di Minggir, 6 Remaja Asal Ngluwar Diamankan Polisi
Enam remaja yang diketahui berasal dari Ngluwar, Kabupaten Magelang diamankan petugas polisi beserta barang bukti tiga sepeda motor
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Jajaran personel Polsek Minggir mengamankan enam remaja asal Ngluwar yang diduga hendak perang sarung di wilayah Minggir Sleman
- Rombongan remaja tersebut menimbulkan kecurigaan warga sekira pukul 00.25 WIB
- Personel Polsek Minggir segera datang dan membawa para remaja ke Mapolsek Minggir untuk pembinaan dan pendataan serta untuk menghindari tindakan main hakim sendiri.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jajaran personel Polsek Minggir berhasil menggagalkan aksi perang sarung di bulan Ramadhan yang melibatkan sekelompok remaja di wilayah Kapanewon Minggir, Sleman, pada Sabtu (21/2/2026) dini hari.
Enam remaja yang diketahui berasal dari Ngluwar, Kabupaten Magelang diamankan petugas polisi beserta barang bukti tiga sepeda motor yang digunakan.
Enam remaja diamankan
Kasihumas Polresta Sleman, AKP Salamun mengatakan ke enam remaja yang diamankan petugas berinisial HRP (14), MDA (15), HAR (15), AA (15), AS (16) dan AFP (16). Mereka merupakan pelajar tingkat SMP, SMA dan SMK dengan domisili di wilayah Ngluwar, Magelang.
Untuk kronologi kejadian, kata dia, berdasarkan hasil pendalaman awal, rencana perang sarung bermula dari komunikasi melalui pesan WhatsApp antara salah satu remaja berinisial HRP dengan rekannya berinisial MAH yang berdomisili di wilayah Minggir.
"Keduanya sepakat untuk bertemu di sekitar selatan TPST Minggir. Namun, setelah tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 WIB, pihak yang diajak (perang sarung) memilih membatalkan rencana tersebut dan kembali pulang," katanya.
Warga curiga
Pihak lawan telah membatalkan rencana, akan tetapi rombongan HRP masih berada di sekitar lokasi, seputar Dusun Denokan, Sendangsari hingga akhirnya menimbulkan kecurigaan warga. Sekira pukul 00.25 WIB, warga setempat menegur dan mengamankan para remaja tersebut.
Informasi kejadian tersebut dengan cepat tersebar melalui grup WhatsApp serta siaran langsung media sosial, sehingga semakin banyak warga berdatangan ke lokasi.
Cegah tindakan main hakim sendiri
Personel Polsek Minggir segera datang dan membawa para remaja ke Mapolsek Minggir untuk pembinaan dan pendataan lebih lanjut sekaligus menghindari potensi gangguan kamtibmas dan tindakan main hakim sendiri.
"Sebagai tindak lanjut Polsek Minggir akan menghadirkan orang tua masing-masing remaja, memberikan pembinaan, serta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya," kata Salamun.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar menjaga wilayah tetap kondusif dan tidak melakukan tindakan diluar hukum apabila mendapati kejadian serupa.(*)
| Calon Sekda Sleman Mengerucut Tiga Nama, Tinggal Tunggu Restu Sri Sultan HB X |
|
|---|
| Sudah Beroperasi, 72 SPPG di Sleman Terungkap Tanpa SLHS: Masalah Perizinan hingga Kelayakan Dapur |
|
|---|
| Ratusan Ojol Doa Bersama di Sleman, Peringati Hari Kebangkitan Transportasi Online |
|
|---|
| Mayoritas Dapur MBG di Sleman Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi |
|
|---|
| Setengah Abad PSS Sleman, Momentum Refleksi dan Harapan Menuju Asia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tepergok-Hendak-Perang-Sarung-di-Minggir-6-Remaja-Asal-Ngluwar-Diamankan-Polisi.jpg)