Operasi Keselamatan Progo 2026, Polres Bantul Tegur 2.560 Pelanggar

Sebanyak 2.560 pengendara terjaring dalam Operasi Keselamatan Progo 2026 yang digelar selama dua pekan, 2–15 Februari 2026

Dok Polres Bantul
OPERASI KESELAMATAN : Anggota Satlantas Polres Bantul tengah memberikan imbauan kepada pengendara saat melaksanakan Operasi Keselamatan Progo 2026 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak 2.560 pengendara terjaring dalam Operasi Keselamatan Progo 2026 yang digelar selama dua pekan, 2–15 Februari 2026.

Ribuan pelanggaran itu didominasi pengendara roda dua dengan berbagai bentuk ketidakpatuhan di jalan raya.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan, mayoritas pelanggaran berupa ketidaklengkapan komponen kendaraan, tidak menggunakan helm standar SNI, melawan arus, hingga pengendara di bawah umur.

“Operasi kali ini berbeda dengan operasi penindakan hukum murni, sehingga seluruh pelanggar hanya diberikan sanksi berupa teguran,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Ia menegaskan, Operasi Keselamatan Progo 2026 tidak semata berorientasi pada penindakan, melainkan lebih mengedepankan edukasi kepada masyarakat.

Upaya preemtif dilakukan secara masif melalui penyuluhan dan sosialisasi langsung di titik-titik strategis seperti persimpangan lampu merah dan pusat keramaian.

Baca juga: Jelang Ramadan, Pertamina Pasok Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg Tambahan di Jateng dan DIY

Selain itu, kepolisian juga menggencarkan kampanye visual dengan membagikan brosur, stiker, dan leaflet, serta memasang pamflet berisi imbauan tertib berlalu lintas.

Menurut Rita, operasi ini merupakan bagian dari langkah cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut mengusung tema mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Operasi Keselamatan Progo 2026 juga menjadi fondasi sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang akan difokuskan pada pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Meski mengedepankan pendekatan edukatif, angka kecelakaan lalu lintas selama periode operasi masih menjadi perhatian.

Tercatat 68 kejadian kecelakaan terjadi di wilayah Bantul dalam rentang waktu tersebut.

“Kami berharap, melalui operasi ini aktivitas ibadah dan arus mudik nantinya dapat berjalan aman, nyaman, dan selamat tanpa kendala berarti di jalan raya,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved