Potensi Cuaca Ektrem: Sleman Utara dan Kulon Progo Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Masyarakat di wilayah Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman hujan lebat

Tayang:
Istimewa//BPBD Sleman
BENCANA: Pohon tumbang menimpa rumah akibat hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Sleman Senin (16/2/2026). Petugas berjibaku melakukan penanganan darurat dan melakukan asesmen dampak kejadian. 

Data Pusdalops PB BPBD DIY mencatat Kabupaten Sleman menjadi wilayah terdampak paling masif dengan 25 titik kejadian yang merusak delapan unit rumah, sejumlah fasilitas pemerintah, serta mengakibatkan pohon tumbang di 12 lokasi. 

Situasi serupa melanda Kabupaten Kulon Progo, di mana tanah longsor dan cuaca ekstrem menerjang 19 titik yang mengakibatkan kerusakan pada 11 akses jalan serta sejumlah rumah warga.

Di Kota Yogyakarta, cuaca ekstrem di tujuh lokasi menyebabkan empat orang mengalami luka ringan dan memaksa 16 jiwa mengungsi, dengan kerusakan fisik mencakup rumah warga hingga Kantor Kelurahan Wirogunan. 

Sementara itu, di Kabupaten Gunungkidul, kerusakan pada rumah dan jembatan memicu estimasi kerugian materiil mencapai Rp21.000.000, sedangkan di Kabupaten Bantul, longsor turut berdampak pada rumah tinggal dan fasilitas pendidikan di Bandiklat Gunung Sempu.

Selain ancaman hidrometeorologi, BPBD tetap memantau aktivitas Gunung Merapi yang saat ini berada pada Level III (Siaga).

Pada periode pengamatan terakhir, Merapi tercatat meluncurkan dua kali awan panas guguran ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur 1.000 meter. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved