Beda dari Postingan, Menu MBG di SMK Negeri 3 Kasihan Tuai Keluhan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 3 Kasihan, Bantul atau Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) menjadi sorotan

Dok. Tangkapan Layar Media Sosial IG @jogastudent
Potret kondisi menu MBG yang didapatkan oleh siswa SMKN 3 Kasihan atau SMSR yang dianggap tak sesuai dengan penyedia SPPG, belum lama ini. 

Ringkasan Berita:
  • Unggahan video di Instagram @jogastudent memviralkan dugaan ketidaksesuaian menu MBG di SMK Negeri 3 Kasihan Bantul. SPPG memposting menu ikan nori, namun siswa mengaku hanya menerima tahu.
  • Pihak sekolah membenarkan kejadian tersebut. Dalam audiensi 13 Februari 2026, SPPG meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi kesalahan.
  • Sejak pergantian SPPG Januari 2026, muncul banyak keluhan soal keterlambatan, kekurangan porsi, dan ketidaksesuaian menu. 

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 3 Kasihan, Bantul atau Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) menjadi sorotan setelah unggahan siswa soal dugaan ketidaksesuaian menu viral di media sosial. Menu yang dipromosikan berbeda dengan makanan yang diterima siswa di sekolah.

SMK Negeri 3 Kasihan adalah sekolah menengah kejuruan negeri di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sekolah ini dikenal luas dengan nama SMSR Yogyakarta (Sekolah Menengah Seni Rupa) karena memiliki kekhasan di bidang pendidikan seni dan industri kreatif.

SMKN 3 Kasihan berfokus pada kompetensi keahlian seperti seni lukis, desain komunikasi visual (DKV), animasi, kriya, dan multimedia.

Sekolah ini termasuk salah satu institusi pendidikan seni ternama di Yogyakarta yang banyak melahirkan lulusan di bidang seni rupa dan kreatif.

Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @jogastudent, sejumlah siswa memperlihatkan isi paket MBG sembari menjelaskan kondisi yang mereka terima.

Baca juga: Jelang Ramadan, Pemda DIY Perketat Pengendalian Inflasi dan Jaga Stabilitas Ekonomi

Dalam narasi video tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebelumnya mengunggah menu ikan nori sebagai bagian dari program MBG yang disalurkan. Namun, saat dibagikan kepada siswa, menu ikan nori tidak ditemukan dan hanya tersedia tahu.

Unggahan itu pun langsung menuai beragam komentar dari warganet.

Salah satu pegawai SMK Negeri 3 Kasihan yang enggan disebutkan namanya membenarkan kejadian tersebut.

Pihak sekolah telah menyampaikan temuan itu kepada SPPG dan menggelar pertemuan pada Jumat (13/2/2026) siang untuk menindaklanjutinya.

“Hasil audiensi, pihak SPPG sudah meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya lagi dengan surat pernyataan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program MBG telah berjalan sekitar setahun di sekolah tersebut. Namun, penyedia makanan berganti sejak Januari 2026.

Dalam sebulan terakhir, muncul sejumlah keluhan mulai dari keterlambatan pengiriman, kekurangan porsi, hingga menu yang dinilai tidak sesuai.

“Terakhir, yang viral itu jumlahnya kurang dan jenis menunya tidak sama dengan yang ada di Instagram mereka maupun lainnya,” jelasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak SPPG yang menyuplai MBG di SMK Negeri 3 Kasihan belum memberikan jawaban maupun klarifikasi resmi. (nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved