Dukung Program Gentengisasi Presiden, Bupati Sleman Siap Tingkatkan Kualitas Produk Genteng Lokal
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, berkomitmen mendukung program 'gentengisasi' yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Bupati Sleman, Harda Kiswaya, fokus peningkatan produksi genteng lokal dari perajin di Sleman guna mendukung program gentengisasi Presiden Prabowo Subianto
- Sentra industri genteng di Sleman saat ini sedang menghadapi permasalahan, terutama bahan baku.
- Terkait rumah yang belum menggunakan atap genteng di Sleman, Harda mengakui masih ada, namun prosentasenya relatif kecil
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman, Harda Kiswaya, berkomitmen mendukung program 'gentengisasi' yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dengan fokus utama pada peningkatan kualitas produksi genteng lokal.
Langkah ini diambil untuk memastikan kepercayaan masyarakat meningkat agar mau menggunakan produk genteng lokal dari perajin Bumi Sembada untuk material atap rumahnya.
"Kami siap support kebijakan pemerintah pusat untuk gentengisaasi, karena memang hasilnya dirasakan lebih baik kalau pakai genteng," kata Harda, Selasa (10/2/2026).
Terkendala Bahan Baku
Harda mengakui bahwa sentra industri genteng di Sleman saat ini sedang menghadapi permasalahan, terutama bahan baku.
Menurutnya bahan baku untuk membuat genteng yang berkualitas sudah hampir habis.
Bahkan terpaksa harus mendatangkan dari luar daerah yaitu Kebumen.
Namun, baginya hal itu tidak masalah.
Baca juga: Sidang Korupsi Dana Hibah: Rumah Dinas Bupati Sleman Jadi Pusat Pengumpulan Proposal
Bupati mengaku siap mendukung agar ada upaya peningkatan kualitas produk sehingga tingkat kepercayaan masyarakat menggunakan atap genteng produk lokal dari Kabupaten Sleman dapat meningkat.
"Menurut saya kebijakan yang bagus dari Pak Presiden, berkaitan dengan gentengisaasi. Karena hasilnya juga kita rasakan, kalau rumah pakai genteng jauh lebih enak.Oleh karena itu kami akan meningkatkan kualitas di sentra-sentra industri genteng, untuk bisa ditingkatkan lagi sehingga tingkat kepercayaan masyarakat untuk produksi genteng kami meningkat," ujar dia.
Data Rumah Belum Beratap Genteng
Terkait rumah yang belum menggunakan atap genteng, Harda mengakui di Sleman masih ada.
Namun prosentasenya relatif kecil karena mayoritas rumah warga sudah beratap genteng.
"Ada yang belum atap genteng. Tapi prosentasenya kecil. Lebih banyak yang pakai genteng," katanya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Sukarmin mengatakan pihaknya belum bisa mendata secara detail berapa rumah yang belum beratap genteng.
Namun jika melihat data rumah tidak layak huni (RTLH), yang sekarang menjadi prioritas sasaran program ada lebih kurang 6.000 rumah.
| Kronologi Dua Remaja Tenggelam di Embung Kali Aji |
|
|---|
| 99 Titik Api Muncul dalam 13 Hari di Rumah Warga Seyegan Sleman |
|
|---|
| Tepat Dua Pekan, 100 Titik Teror Api Muncul di Rumah Warga Seyegan Sleman |
|
|---|
| Perlu Mitigasi Sosial untuk Tangani Fenomena Api di Seyegan Sleman |
|
|---|
| Fenomena Teror Api Seyegan: Tim UGM, BPPTKG, UPN, dan BRIN Ungkap Akumulasi Gas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Sleman-Harda-Kiswaya-29122025.jpg)