Disdikpora Bantul Akan Distribusikan Seragam Gratis Sekitar Juli 2026
Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto, berujar, pengadaan seragam sekolah gratis itu diberikan kepada siswa siswi SD/MI dan SMP/MTs
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Disdikpora Bantul tengah mematangkan pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa-siswi SD/MI dan SMP/MTs negeri dan swasta
- Pengadaan seragam sekolah gratis siswa SD membutuhkan anggaran Rp2,527 miliar dan untuk SMP butuh anggaran Rp2,686 miliar.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul tengah mematangkan pengadaan seragam sekolah gratis.
Rencananya, seragam gratis tersebut akan didistribusikan kepada siswa pada awal tahun ajaran baru atau Juni 2026.
Untuk SD/MI dan SMP/MTs
Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto, berujar, pengadaan seragam sekolah gratis itu diberikan kepada siswa siswi jenjang sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah (SD/MI) dan sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah (SMP/MTs) negeri dan swasta.
"Siswa sekolah negeri dan swasta di jenjang itu akan dapat seragam sekolah gratis," katanya kepada awak media, di sela-sela peninjauan wisata di Mangunan, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Kamis (5/2/2026).
Dikatakannya, pengadaan seragam sekolah itu diberikan sesuai kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Bantul dengan tidak membeda-bedakan pemberian kepada siswa.
"Kita tidak membeda-bedakan. Pokoknya seragam baru itu untuk siswa baru jenjang SD dan SMP sederajat," ucap Nugroho.
Kebutuhan anggaran
Lebih lanjut, proses distribusi seragam sekolah akan dilakukan pada Juli 2026. Kendati demikian, sampai saat ini, cara dan kuota siswa yang akan mendapatkan seragam sekolah gratis, sedang diperhitungkan secara matang.
Kendati begitu, dari hasil perhitungan sebelumnya, untuk anggaran pengadaan seragam sekolah gratis siswa SD dibutuhkan sebanyak Rp2,527 miliar dan siswa SMP sebanyak Rp2,686 miliar.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memperhitungkan jumlah kuota siswa yang akan memperoleh seragam sekolah gratis pada tahun ajaran baru 2026.
"Rencananya, (kuota seragam sekolah gratis yang disediakan) SD negeri sejumlah 9.062 siswa, SD swasta sejumlah 2.758 siswa, MI negeri sejumlah 229 siswa, dan MI swasta sejumlah 1.309 siswa," katanya.
Adapun bentuk pengadaan seragam sekolah itu berupa kain. Artinya, masing-masing orang tua atau wali siswa yang akan menjahit sendiri, sehingga para siswa bisa mendapatkan seragam yang pas.(nei)
| Kejar Target Oktober 2026, UMKM Kulon Progo Didorong Segera Miliki Sertifikat Halal |
|
|---|
| Dari Jalanan ke Lahan, Kisah Petani Punk di Jogja Jadi Pemasok Bahan Pangan MBG |
|
|---|
| Buntut Dugaan Keracunan Menu MBG, Penyaluran Dana ke SPPG Srihardono 1 Dihentikan Sementara |
|
|---|
| Jatah MBG ke Pelajar Kulon Progo Mulai Didistribusikan untuk 5 Hari dalam Sepekan |
|
|---|
| Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Bantul, Operasional Dua SPPG Dihentikan Sementara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pelajar-SMP-Negeri-2-Wonosari-Gunungkidul-saat-mengikuti-Apel.jpg)