Gedung 5 Lantai RSUD Sleman Dibangun Juli, Bakal Perbanyak Layanan Subspesialis
Dokumen pengajuan PBG mensyaratkan lampiran rencana gedung yang hendak dibangun harus sudah aman sesuai Permen PU
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Pembangunan gedung baru RSUD Sleman setinggi lima lantai ditargetkan dimulai pada Juli mendatang.
- Juli merupakan target terlama. Harapannya pembangunan selesai pada September 2027 mendatang.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Sleman terus ditingkatkan. Pembangunan gedung baru RSUD Sleman setinggi lima lantai ditargetkan dimulai pada Juli mendatang.
Nantinya, gedung baru di sisi selatan gedung lama ini memperbanyak layanan sub-spesialis guna meningkatkan branding menjadi rumah sakit rujukan terbaik.
Penyesuaian Permen
Direktur RSUD Sleman dr. Wisnu Murti Yani mengatakan, pembangunan gedung baru lima lantai RSUD Sleman semula dibangun November tahun lalu, dengan skema multiyears.
Kendati demikian, karena ada penyesuaian Permen PU Nomor 26 Tahun 2008 tentang pemenuhan sarana keselamatan maka DED harus diperbaiki.
Perbaikan DED ditargetkan rampung akhir Januari ini kemudian akan dilanjutkan ke tahap pengajuan Persetujuan Bangun Gedung (PBG) atau IMB.
"Membangun harus PBG dulu dong, nggak boleh sambil jalan," kata Wisnu, dikutip Rabu (28/1/2026).
Dokumen pengajuan PBG mensyaratkan lampiran rencana gedung yang hendak dibangun harus sudah aman sesuai Permen PU, misalnya harus ada sistem proteksi kebakaran pada gedung yang memerlukan tiga saf, masing-masing ada lift hingga free smoke.
Pembangunan gedung rumah sakit juga harus sesuai dengan PermenKes, terutama terkait alur udara steril serta alur pasien masuk dan keluar. Alur udara steril dan kotor harus dipastikan terpisah, tidak boleh bercampur. Di DED awal, Wisnu mengakui hal itu belum terverifikasi dengan baik. Setelah dikonsultasikan dengan Kementerian terdapat masukan sehingga DED harus direvisi.
Revisi DED ini, kata dia, sekaligus disambut untuk mengakomodir sesuai visi misinya sebagai direktur baru, yang menginginkan RSUD Sleman menjadi rumah sakit rujukan terbaik.
"Maka kita akan menambahkan pemanfaatan lima lantai itu, untuk memperbanyak subsub spesialis. Jadi bukan spesialis lagi, arahnya sudah subsub spesialis sehingga akan menjadi rujukan terbaik," katanya.
"Kalau cuma spesialis kan hampir sama dengan rumah sakit rujukan lain, kami ingin subsub spesialisnya dibanyakin," imbuh dia.
Juli Dibangun
Jika sesuai rencana, gedung baru RSUD Sleman mulai dibangun pada Juli. Wisnu mengatakan, bulan Juli merupakan target terlama. Ia berharap bisa lebih cepat. Jika kontrak pembangunan dimulai Juli atau Agustus maka diperkirakan selesai pada September 2027 mendatang.
" Jadi kalau Juli dimulai maka sampai Agustus 2027. Kalau dimulainya Agustus, ya sampai September 2027," jelas Wisnu.
Adanya penyesuaian DED tentu berdampak pada kebutuhan anggaran, yang meningkat dari anggaran awal sebesar Rp122,7 miliar. Kekurangan pendanaan, rencananya akan diambil melalui skema pinjaman dari Bank BPD DIY. Pinjaman dana yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp45 miliar.
"Kekurangannya Rp45 miliar. Sehingga kami harus meminjam dengan mungkin margin bunga yang murah ya," kata Wisnu. (*)
| Eks Pelatih PSS Sleman Marian Mihail Ikut Bangga Super Elja Promosi |
|
|---|
| Antar PSS Sleman Promosi ke Super League, Ansyari Lubis Buka Suara soal Rumor PSMS Medan |
|
|---|
| Fakta-fakta Evakuasi 11 Balita dari Rumah Bidan di Pakem Sleman |
|
|---|
| Cerita Atya Kirana di Balik 'Dapur' PSS Sleman: Dua Musim Beruntun Temani Dua Klub DIY Promosi |
|
|---|
| Rebut Tiga Emas, Depok Juara Umum Catur Porkab Sleman 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dana-Utang-Bangun-Gedung-Baru-RSUD-Sleman-Dicairkan-Mei.jpg)