Human Interest Story
Kisah Kun Hariana, dari Herbal Banting Stir Hadirkan Harum Kopi Nusantara di Sudut Pasar Beringharjo
Proses roasting dilakukan secara mandiri di kediamannya di Bantul sebelum dipajang di kiosnya, di lantai dasar Pasar Beringharjo sisi timur.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dengan harga yang cukup terjangkau, antara Rp20 ribu-Rp75 ribu per 100 gram, tergantung grade dan proses, layak jika Kios Hasanah mengundang peminat.
"Rata-rata tahunya dari media sosial. Karena kadang ada pengunjung yang datang, terus memotret, lalu diviralkan. Itu sangat membantu," ungkapnya.
Bisa Seduh di Tempat
Dikisahkan, beberapa pelanggan setia pun kerap memintanya menyeduhkan di tempat, untuk sejenak menikmati sajian kopi di tengah keramaian pasar rakyat.
Sebuah potensi yang ia sadari betul, namun belum dapat direalisasikan secara penuh, lantaran faktor kios yang ukurannya sangat terbatas.
"Biasanya yang rikues itu pelanggan-pelanggan lama, minta diseduhkan, atau buat tester gitu. Tentu saja tetap kami layani, dengan senang hati," ungkapnya.
Ya, bagi sebagian pecinta kopi yang singgah di Kios Hasanah, mereka tidak sebatas membeli sebuah komoditas untuk diboyongnya ke rumah.
Namun juga membawa pulang cerita tentang ketekunan seorang pria yang berhasil menyulap sudut pasar menjadi galeri aroma kopi nusantara. (*)
| Kisah Azizah, Bocah 6,5 Tahun di Kota Yogyakarta Cari Rongsok hingga Rawat Ayah Sakit |
|
|---|
| Kisah Mbah Kibar, Seniman Asli Bantul yang Berjuang Tebus Tanah Leluhur Lewat Goresan Kanvas |
|
|---|
| Kisah Santri Yaketunis Yogyakarta Menjemput Cahaya Alquran Lewat Titik-titik Braille |
|
|---|
| Cerita Santri Darul Ashom di Godean Sleman, Mengejar Cita-cita Jadi Pengajar Agama bagi Tunarungu |
|
|---|
| Kisah Aji Ramadan, Driver Ojol yang Lulus Cumlaude Sarjana Hukum UGM |
|
|---|