Lima Titik Rawan Kecelakaan di Wilayah Kulon Progo
Kepolisian Resor Kulon Progo mencatat masih tingginya angka kejadian kecelakaan (laka) lalu lintas di wilayah paling barat di DIY ini.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo mencatat masih tingginya angka kejadian kecelakaan (laka) lalu lintas di wilayah paling barat di DIY ini.
Upaya menekan angka laka pun dilakukan salah satunya lewat Operasi Keselamatan Progo.
Berdasarkan data yang diberikan, selama 2025 lalu tercatat sebanyak 844 kejadian laka dengan total kerugian sebanyak Rp 786.350.000,00.
Sebanyak 77 orang meninggal dunia akibat kejadian laka, 4 orang luka berat, dan 1.463 orang mengalami luka ringan.
Kabag Ops Polres Kulon Progo, Kompol Gunardi Teja Murti mengatakan laka kebanyakan terjadi di Jalan Nasional dan Jalan Kabupaten.
"Kejadian laka paling banyak didominasi di Jalan Kabupaten, berikutnya di Jalan Nasional," kata Gunardi ditemui di Mako Polres Kulon Progo, Senin (02/02/2026).
Berdasarkan evaluasi Polres Kulon Progo, setidaknya ada 5 titik rawan laka. Meliputi Jalan Nasional Wates-Yogyakarta kilometer (Km) 16 wilayah Kapanewon Sentolo dan Km 22-23 wilayah Kapanewon Pengasih.
Baca juga: Aksi Bagi-bagi Helm Warnai Hari Pertama Operasi Keselamatan Progo 2026 di Kulon Progo
Selanjutnya Jalan Nasional Wates-Purworejo Km 12 wilayah Kapanewon Temon, depan YIA.
Lainnya adalah Jalan Daendels di wilayah Kapanewon Galur dan Jalan Sentolo-Nanggulan di wilayah Kapanewon Nanggulan.
Menurut Gunardi, kesalahan manusia atau human error menjadi faktor penyebab terbanyak kejadian laka. Sebagian lagi disebabkan oleh kondisi jalan yang mengalami kerusakan atau medan jalan yang ekstrem.
"Seperti Jalan Daendels yang mengalami kerusakan di berbagai titik serta jalan tanjakan dan turunan di utara Kulon Progo," ujarnya.
Gunardi mengatakan Operasi Keselamatan Progo 2026 akan dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara.
Termasuk mematuhi aturan yang berlaku.
Operasi akan difokuskan pada upaya preemtif dan preventif masing-masing sebesar 40 persen, sedangkan 20 persen sisanya untuk Penegakan Hukum (Gakkum).
Berbeda dengan operasi sebelumnya yang lebih banyak melakukan Gakkum.
Titik rawan kecelakaan di Kulon Progo
Polres Kulon Progo
Operasi Keselamatan Progo
News Video
TRIBUNJOGJATV ONLINE
| Polres Kulon Progo Terjunkan Puluhan Personel Hingga Siapkan Rekayasa Lalin untuk Embarkasi Haji DIY |
|
|---|
| Arus Mudik di Kulon Progo Diprediksi Landai Terimbas Tol Fungsional, Polisi Tetap Siapkan Rekayasa |
|
|---|
| 76 Ribu Lebih Kendaraan Terpantau Mulai Masuk DIY, Aktivitas Kedatangan di YIA Turut Meningkat |
|
|---|
| Polres Kulon Progo Terjunkan 376 Personel Gabungan untuk Operasi Ketupat Progo 2026 |
|
|---|
| Polres Kulon Progo Tingkatkan Pengawasan di JJLS Selama Ramadan Lewat KRYD |
|
|---|