DKP Kulon Progo Beri Penghargaan ke Kankemenag Kulon Progo, Jaga Ekosistem Lewat Program Sipatin
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo memberikan penghargaan untuk Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo memberikan penghargaan untuk Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo.
- Penghargaan diberikan terkait dengan gerakan pelestarian alam.
- Kepala DKP Kulon Progo, Drajat Purbadi mengatakan penghargaan diberikan ke Kankemenag Kulon Progo karena program Sipatin yang mereka canangkan.
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo memberikan penghargaan untuk Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo.
Penghargaan diberikan terkait dengan gerakan pelestarian alam.
Kepala DKP Kulon Progo, Drajat Purbadi mengatakan penghargaan diberikan ke Kankemenag Kulon Progo karena program Sipatin yang mereka canangkan.
"Sipatin ini berkaitan dengan program Jaga Kaliku yang kami gencarkan," kata Drajat pada Minggu (25/01/2026).
Jaga Kaliku merupakan program yang bertujuan menjaga komitmen warga dalam upaya pelestarian lingkungan ikan di Kulon Progo.
Sedangkan Sipatin merupakan singkatan dari Sedekah Ikan Pasangan Pengantin.
Kolaborasi Kankemenag-DKP
Menurut Drajat, program Sipatin adalah hasil kolaborasi antara Kankemenag dengan DKP Kulon Progo.
Lewat program ini, setiap pasangan yang baru menikah diimbau untuk melepas ikan di perairan umum.
"Berkat komitmen Kankemenag Kulon Progo, program Sipatin ini bisa berjalan baik hingga kini," jelasnya.
Drajat mengatakan pihaknya juga memiliki program untuk meningkatkan konsumsi ikan, antara lain, Gemati (Gerakan Makan Ikan untuk Atasi Stunting) dan Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).
Ia berharap dua program tersebut juga bisa dikolaborasikan dengan Kankemenag Kulon Progo, terutama dalam melakukan sosialisasi hingga gerakan kampanye ke masyarakat agar konsumi ikan bisa meningkat.
"Kankemenag Kulon Progo bisa melaksanakan program tersebut lewat para penyuluh agama," ujar Drajat.
Nilai agama dan isu lingkungan
Kepala Kankemenag Kulon Progo, Wahib Jamil menjelaskan Sipatin sejalan dengan Program Ekoteologi dari Menag RI.
Program ini mengindikasikan nilai agama dengan isu lingkungan untuk mendorong kesadaran dan aksi pelestarian alam.
Ia pun mengapresiasi penghargaan yang diberikan oleh DKP Kulon Progo, sekaligus menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan kolaborasi dengan DKP Kulon Progo di program-program lainnya.
"Kami siap bersinergi untuk program Gemati dan Gemarikan yang dibesut oleh DKP Kulon Progo," kata Wahib.
| Pemindahan Vokasi UNY Wates Bisa Batal, Syaratnya: Kulon Progo Dukung Pengadaan lahan Pengembangan |
|
|---|
| Kadinkes Kulon Progo Respons soal Adanya Suspek Hantavirus, Pastikan Nihil Kasus Positif |
|
|---|
| Pertama Kali ke DIY, Ipsos Indonesia Salurkan Bantuan ke Pelajar SLB PGRI Nanggulan Kulon Progo |
|
|---|
| Cerita Para Guru SLB Terkecil di Kulon Progo, Jadikan Mengajar ABK Sebagai Ibadah |
|
|---|
| DPRD Kulon Progo Minta Pemkab Upayakan agar Kebijakan Pusat Tidak Serta Merta Menghapus Guru non-ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-DKP-Kulon-Progo-Drajat-Purbadi-memberikan-penghargaan-ke-Kankemenag-Wahib-Jamil.jpg)