PDIP Kota Yogyakarta Luncurkan Dapur Umum, Jadi 'Penyapu Ranjau' Program Pengentasan Stunting

DPC PDIP Kota Yogyakarta meluncurkan dapur umum dan membagikan telur kepada balita sebagai upaya penguatan program pengentasan stunting. ​

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
SEREMONIAL - Pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menandai peringatan HUT ke-79 Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, sekaligus peluncuran dapur umum pengentasan stunting, Jumat (23/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • PDIP Kota Yogyakarta meluncurkan dapur umum dan membagikan telur kepada balita sebagai upaya penguatan program pengentasan stunting.
  • Aksi kemanusiaan tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri
  • Kehadiran dapur umum tersebut, diharapkan menjadi praktik gotong royong sederhana yang menyediakan menu sehat bagi balita dan masyarakat yang membutuhkan.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, dengan aksi kemanusiaan. 

Pada Jumat (23/1/2026), partai berlambang banteng moncong putih tersebut meluncurkan dapur umum dan membagikan telur kepada balita sebagai upaya penguatan program pengentasan stunting.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyatakan, perayaan ulang tahun Presiden ke-5 RI itu dilakukan secara sederhana namun sarat makna gotong royong. 

Hal tersebut, selaras dengan instruksi Megawati untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menyelesaikan persoalan stunting.

​"Kita hikmati hari ini dengan memperkokoh komitmen menyelesaikan masalah stunting, bersinergi dengan Pemkot Yogyakarta," ungkap Ketua Komisi A DPRD DIY itu.

Alokasi Penanganan Stunting Ditingkatkan

Dijelaskan, sejak 2025 lalu, Fraksi PDI Perjuangan telah memperjuangkan realisasi anggaran Rp100 juta per kelurahan yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais) DIY untuk penanganan stunting.

Bahkan, di tahun anggaran 2026, Eko menegaskan, bahwa alokasi dana penanganan stunting ditingkatkan menjadi Rp120 juta per kelurahan per tahun.

"Maka, kami juga minta kepada Pemkot, Pemda DIY, untuk menambah kesejahteraan dari tim pendamping keluarga, Posyandu, PMT, dan lain-lainnya, supaya penanganan stunting bisa lebih komprehensif, semakin cepat larinya," ujarnya.

Baca juga: Pasar Terban Belum Diserahkan ke Pemkot Yogyakarta, Hasto Wardoyo Akui Masih Banyak Evaluasi

Lebih lanjut, ia memaparkan, dapur umum di kantor partainya akan digelar secara rutin setidaknya sekali dalam satu bulan, setiap tanggal 10.

Kehadiran dapur umum tersebut, diharapkan menjadi praktik gotong royong sederhana yang menyediakan menu sehat bagi balita dan masyarakat yang membutuhkan.

"Menunya menu sehat, seperti prinsip 4 sehat 5 sempurna. Ada sayuran dan protein dari telur, dan lain-lain. Ini bukan soal anggaran khusus, tapi lebih kepada greget atau semangat gotong royong dari setiap kader," tegasnya.

Apresiasi dari Wali Kota

Sementara, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengapresiasi sepak terjang dan kegigihan kader PDI Perjuangan dalam upaya pengentasan stunting.

Termasuk dalam memperjuangkan alokasi anggaran Rp120 juta untuk setiap kelurahan di Kota Pelajar, yang bersumber dari Dana Keistimewaan DIY.

"Sehingga kita programnya konkret. Stunting di awal 2025 angkanya masih di 14,8 persen, lalu di akhir 2025 sudah menjadi 8,4 persen. Sehingga, ini satu langkah nyata, dan berdampak," ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved