Libur Sekolah Berakhir, Program MBG di Kulon Progo Akan Dimulai Kembali 8 Januari 2026

Program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Kulon Progo akan kembali dimulai pada 8 Januari 2026

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Semen, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo beberapa waktu lalu. MBG akan kembali dilakukan mulai 8 Januari 2026 

Ringkasan Berita:
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kulon Progo akan kembali dimulai pada 8 Januari 2026 mendatang
  • Menu yang disajikan pada hari pertama wajib merupakan menu ciri khas daerah setempat sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya pangan lokal
  • Diharapkan aspek pengawasan dan evaluasi berkala perlu lebih diintensifkan guna menjamin kualitas dan keamanan makanan.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis MBG) untuk sekolah-sekolah di Kulon Progo akan kembali dimulai usai libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Makanannya akan kembali dalam bentuk menu basah dari yang sebelumnya menu kering.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Nur Hadiyanto, mengatakan MBG akan kembali dilakukan mulai 8 Januari 2026.

"Sudah ada Surat Edaran (SE) dari Badan Gizi Nasional (BGN) di awal 2026 terkait MBG," kata Nur Hadi dihubungi pada Selasa (06/01/2026).

SE Nomor 1 Tahun 2026 itu berisi tentang Pelaksanaan Hari Pertama Operasional Program MBG 2026.

Pelaksanaannya serentak dimulai kembali pada 8 Januari 2026 di seluruh Indonesia.

BGN meminta seluruh pengelolaa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memastikan kesiapan operasional untuk distribusi MBG.

Menu Ciri Khas Daerah

Selain itu, hari pertama nanti wajib menghadirkan menu ciri khas daerah setempat.

"Menu yang disajikan pada hari pertama wajib merupakan menu ciri khas daerah setempat (kearifan lokal) sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya pangan lokal," demikian pernyataan Kepala BGN, Dadan Hindayana lewat SE itu.

Menurut Nur Hadi, selama libur panjang lalu sejumlah SPPG tetap menjalankan program MBG dalam bentuk menu kering. 

Hal itu diketahui dari informasi yang diberikan Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Kulon Progo.

Baca juga: Bangunan SDN Kokap Kulon Progo Terancam Roboh Akibat Talud Ambles, Siswa Belajar di Tenda Darurat

Berdasarkan informasi tersebut, pelaksanaan MBG difokuskan pada pemenuhan gizi anak. 

Terdapat sejumlah skema yang ditawarkan dan keputusan diambil oleh pihak sekolah.

"Sekolah bisa memutuskan menerima MBG atau tidak selama libur, jadi tidak ada unsur paksaan menurut Korwil BGN," kata Nur Hadi yang juga sebagai Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) MBG Kulon Progo ini.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved