Serangan Jantung, Satu Jemaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Makkah Arab Saudi
Satu jemaah haji asal Kulon Progo dilaporkan meninggal dunia saat berada di Makkah, Arab Saudi.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Ngadikin Harja Wiyana (59), jemaah haji asal Temon, Kulon Progo, wafat di Makkah pada 8 Mei 2026 akibat serangan jantung karena kelelahan.
- Almarhum dimakamkan di Makkah setelah disalatkan di Masjidil Haram. BPIH akan dikembalikan 100 persen dan ibadah hajinya akan dibadalkan (diwakilkan) oleh petugas.
- Petugas mengimbau jemaah lain untuk menjaga kondisi dan menghemat tenaga demi menghadapi puncak haji pada 27 Mei mendatang.
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Satu jemaah haji asal Kulon Progo dilaporkan meninggal dunia saat berada di Makkah, Arab Saudi.
Jemaah tersebut masuk dalam Kloter 1 Yogyakarta International Airport (YIA) yang berangkat perdana pada 21 April 2026 lalu.
Berdasarkan informasi yang diterima, jemaah itu adalah Ngadikin Harja Wiyana (59).
Ia merupakan warga Kalurahan Plumbon, Kapanewon Temon, dan meninggal dunia pada Jumat (08/05/2026) sekitar pukul 03.00 waktu setempat di Al Noor Specialist Hospital, Makkah.
Kepala Seksi Pembinaan Layanan Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Haji (Kankemenhaj) Kulon Progo, Kholistin Arifiyani membenarkan informasi tersebut.
"Menurut keterangan dari dokter kloter, beliau mengalami serangan jantung karena kelelahan," kata Kholistin dihubungi pada Jumat siang.
Ia mengatakan Ngadikin memiliki riwayat sakit jantung namun tetap dinyatakan laik terbang untuk Haji disertai obat rutin. Namun, selama 2 hari terakhir, Ngadikin rajin ikut beribadah ke Masjidil Haram.
Baca juga: Suhu di Arab Saudi Tembus 43 Derajat, Jemaah Calon Haji Asal Indonesia Dilanda Gejala Heatstroke
Menurut Kholistin, Ngadikin sempat mengeluhkan rasa sesak di dada dan kemudian langsung mendapatkan penanganan pertama.
Ia lalu dirujuk ke rumah sakit dan sempat dirawat.
"Namun tidak lama kemudian beliau meninggal dunia," ujarnya.
Kholistin mengatakan jenazah Ngadikin disalatkan di Masjidil Haram, lalu langsung dimakamkan di Makkah. Itu merupakan prosedur yang diterapkan jika ada jemaah yang meninggal dunia saat berada di sana.
Selain itu, seluruh BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) yang telah dibayarkan akan dikembalikan 100 persen. Sedangkan untuk hajinya akan diwakili oleh petugas.
"Beliu berangkat Haji bersama istrinya, dan istrinya dipastikan tetap melanjutkan rangkaian Haji," jelas Kholistin.
Ia pun turut mengimbau para jemaah untuk selalu menjaga kondisi tubuh dan menghemat tenaga.
| Pemkab Kulon Progo Lepas 384 Calon Jemaah Haji 2026, Mayoritas Kelompok Usia Lanjut |
|
|---|
| Jemaah Calon Haji 2025 Kulon Progo Mulai Ikuti Bimbingan Manasik Haji |
|
|---|
| Sebanyak 364 Jemaah Asal Kulon Progo akan Berangkat Haji Tahun Ini, Turun Dibandingkan Tahun Lalu |
|
|---|
| Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Tanah Suci 316 Orang |
|
|---|
| 388 Jemaah Haji Berangkat ke Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pemkab-Kulon-Progo-Lepas-384-Calon-Jemaah-Haji-2026-Mayoritas-Kelompok-Usia-Lanjut.jpg)