Tumpukan Sampah Liar di Sisi Selatan Jembatan GL Zoo Membludak

Pemandangan tak sedap berupa tumpukan sampah liar kembali muncul di sisi selatan jembatan Gembira Loka (GL) Zoo, Kota Yogyakarta.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
SAMPAH LIAR : Proses pengangkutan tumpukan sampah liar di sisi selatan jembatan GL Zoo, Kota Yogyakarta, Senin (5/1/26). 

Ringkasan Berita:
  • Tumpukan sampah liar muncul di sisi selatan jembatan GL Zoo Yogyakarta, viral di media sosial, memicu aksi pembersihan oleh Kelurahan Muja Muju, DLH, Satpol PP, dan TNI.
  • Sekitar 30 karung sampah diangkat dari dasar jembatan; dugaan pembuangan berasal dari orang luar, bukan warga sekitar, berisiko mencemari sungai dan ekosistem.
  • Upaya pencegahan dilakukan melalui operasi tangkap tangan dan rencana pemasangan penghalang estetis seperti vertical garden untuk mencegah pembuangan sampah liar.
 

 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemandangan tak sedap berupa tumpukan sampah liar kembali muncul di sisi selatan jembatan Gembira Loka (GL) Zoo, Kota Yogyakarta.

Fenomena itu pun sempat viral di media sosial, setelah dikeluhkan oleh salah satu warganet yang sehari-hari beraktivitas atau melintasi ruas jalan krusial itu.

Merespons hal tersebut, pada Senin (5/1/26) pagi, jajaran Kelurahan Muja Muju, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, hingga TNI, sontak turun gunung.

Pantauan di lapangan menunjukkan, para petugas bahu-membahu menaikkan tumpukan sampah yang dibuang sembarangan ke dasar area jembatan menggunakan tali dan karung.

Lurah Muja Muju, Dwi Wahyudi Hamzah, menuturkan, aksi ini merupakan respons terhadap laporan warga dan informasi yang beredar luas di jagat maya.

Pihaknya pun tidak ingin, jembatan yang setiap hari dipadati lalu lalang kendaraan bermotor itu menyajikan pemandangan yang mengganggu mata.

"Sebenarnya ini memang titik yang masuk dalam pemantauan kami. Tampaknya, polanya berpindah-pindah, dari titik lama yang sudah bersih, sekarang larinya ke sini," tandasnya.

Wahyudi bilang, dalam aksi tersebut, sedikitnya 30 karung berukuran 20-25 kilogram berisi berbagai jenis sampah, berhasil terangkut dari dasar jembatan.

Ia meyakini, tumpukan sampah bukan berasal dari warga sekitar, mengingat lokasi jembatan merupakan akses pintu masuk utama menuju Kota Yogyakarta.

"Kami yakin (yang buang) orang jauh. Mungkin pas lewat, mereka melihat ada kesempatan dan tidak ada pengawasan, lalu dilempar begitu saja," cetusnya.

Baca juga: Apel Perdana 2026, Wabup Kulon Progo Dorong Komitmen Pelayanan dari Seluruh ASN

"Apalagi saat liburan kemarin kami sudah tempatkan pos penjagaan, mungkin mereka pandai mencari celah saat jam-jam petugas lengah," tambah Wahyudi.

Ia pun menyayangkan aksi pembuangan liar itu, karena tumpukan sampah berisiko jatuh ke aliran sungai yang berada di bawahnya, dan berdampak buruk pada ekosistem air.

​Tak ingin lokasi tersebut terus menjadi sasaran pembuangan liar, Kelurahan Muja Muju kini tengah berkoordinasi dengan jajaran Satpol PP Kota Yogyakarta.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved