MPM Muhammadiyah Gandeng Jatam Difabel Kelola Ayam Petelur Standar Global 

MPM Muhammadiyah menggandeng Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) Difabel melalui pengembangan peternakan ayam petelur sehat Telur Moe. 

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja.com/IST
Ketua MPM PP Muhammadiyah saat meninjau area peternakan ayam petelur Jatam Difabel, Rabu (31/12/2025) 

“Farmnya ini dipelihara dengan kesejahteraan hewan yang tinggi, traceability product yang bagus, kesejahteraan hewan yang bagus. Berarti mengelola kesehatan hewanya juga bagus, kualitas telurnya juga tersahabat,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam pemberdayaan ini sebelumnya masyarakat difabel sama sekali belum tahu cara beternak hingga hari ini bisa berkembang sedemikian rupa.

“Teman-teman difabel hari ini sudah mampu membayar zakat. Padahal, ada stigma awalnya mereka yang membawa proposal, sekarang sampai dimintai proposal,” sebut Arya.

Adapun pengembangan yang tengah dilakukan, antara lain meliputi penambahan jumlah ayam sebanyak 300 persen. 

Dari jumlah yang sebelumnya 300 ekor, kini ditambah lagi menjadi 1000 ekor dengan kandang yang berdiri diatas lahan seluas 400 meter persegi.

Badan Pembina Harian Unisa, Adam Jerusalem meyakini program ini akan membawa manfaat yang banyak. 

“Unisa sebagai universitas yang memang punya visi wawasan kesehatan, tentu menyambut baik apa yang diprogramkan oleh MPM juga, memberdayakan kelompok difabel untuk peningkatan ekonominya dengan program produksi ayam telur,” jelasnya. (*).

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved