Arus Kendaraan Belum Melandai, Dishub Catat Hampir 2 Juta Kendaraan Masuk DIY
Jumlah kendaraan yang masuk ke DIY mencapai 1.814.261 unit, sementara kendaraan keluar DIY tercatat sebanyak 1.687.993 unit.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang masuk ke wilayah DIY tercatat masih cukup tinggi
- Dishub DIY mencatat, lebih dari 1,8 juta kendaraan memasuki wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga 28 Desember 2025
- Berdasarkan data akumulasi, jumlah kendaraan yang masuk ke DIY mencapai 1.814.261 unit, sementara kendaraan keluar tercatat sebanyak 1.687.993 unit.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Lebih dari 1,8 juta kendaraan tercatat memasuki Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga 28 Desember 2025, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.
Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat pergerakan lalu lintas di wilayah DIY masih berlangsung cukup tinggi hingga Minggu (28/12/2025) seiring berlanjutnya arus libur Natal dan Tahun Baru.
Berdasarkan data akumulasi, jumlah kendaraan yang masuk ke DIY mencapai 1.814.261 unit, sementara kendaraan keluar tercatat sebanyak 1.687.993 unit.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY, Rizki Budi Utomo, menyampaikan bahwa tingginya angka tersebut mencerminkan intensitas mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun, baik untuk keperluan wisata maupun perjalanan lainnya.
“Pergerakan kendaraan dan penumpang di Daerah Istimewa Yogyakarta masih terpantau cukup tinggi dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru. Hingga 28 Desember 2025, akumulasi kendaraan yang masuk ke DIY tercatat sebanyak 1.814.261 kendaraan, sedangkan kendaraan keluar mencapai 1.687.993 kendaraan,” ujar Rizki.
Sebaran Titik Masuk DIY
Dari sejumlah titik pemantauan perbatasan, jalur Krasak (Tempel) menjadi akses dengan arus kendaraan tertinggi.
Di titik tersebut, jumlah kendaraan masuk tercatat sebanyak 47.570 unit, sementara kendaraan keluar mencapai 48.947 unit.
Di wilayah timur DIY, Prambanan mencatat 24.137 kendaraan masuk dan 44.140 kendaraan keluar.
Sementara itu, Kikis Joholanang mencatat 37.018 kendaraan masuk dan 21.860 kendaraan keluar.
Baca juga: Kapolda DIY Pantau Malioboro, Pastikan Libur Akhir Tahun di Jogja Aman dan Nyaman
Adapun di wilayah utara, selain Krasak (Tempel), Gerbang Samudra Raksa (Kalibawang) mencatat 20.291 kendaraan masuk dan 9.033 kendaraan keluar.
Pergerakan kendaraan di wilayah barat DIY melalui Temon Congot (Jalur Daendles) dan Temon PJR (Purworejo) masing-masing mencatat 13.345 kendaraan masuk dan 7.163 kendaraan keluar.
Sementara di wilayah selatan Gunungkidul, arus kendaraan terpantau relatif seimbang di sejumlah titik, antara lain Gedangsari dengan 9.870 kendaraan masuk dan 9.973 kendaraan keluar, serta Perbatasan Ngawen dengan 24.772 kendaraan masuk dan 24.324 kendaraan keluar.
Akses Tol Prambanan juga mencatat arus kendaraan yang cukup signifikan.
Hingga 28 Desember 2025, jumlah kendaraan yang masuk melalui tol tersebut tercatat sebanyak 14.943 unit, sedangkan kendaraan keluar mencapai 24.036 unit.
Tren Fluktuatif
| Rekayasa Lalu Lintas HUT ke-80 Sri Sultan HB X: Daftar Penutupan Ruas Jalan dan 16 Kantong Parkir |
|
|---|
| Dishub DIY Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Malioboro saat Peringatan Yuswa Dalem Sultan HB X ke-80 |
|
|---|
| Sterilisasi Bus di Titik Nol Dinilai Efektif Urai Kemacetan Selama Libur Lebaran 2026 |
|
|---|
| Mobilitas Lebaran 2026 di DIY Capai 8,3 Juta Orang, Ratusan Pemudik Sempat Tersesat ke Persawahan |
|
|---|
| 235 Ribu Kendaraan Masih Tertahan di Jogja, Dishub DIY Antisipasi Puncak Arus Balik Kedua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kendaraan-di-Malioboro-padat-Jumat-26122025.jpg)