Dinas Kesehatan Bantul Lakukan Surveilans Masyarakat di Lokasi Terdampak Banjir

Dinkes Bantul lakukan surveilans dan pemeriksaan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Kapanewon Sanden dan Kapanewon Srandakan

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Tri Widiyantara. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul melakukan surveilans dan pemeriksaan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Kapanewon Sanden dan Kapanewon Srandakan, masing-masing satu padukuhan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Tri Widiyantara, berujar, pemeriksaan dilakukan pada Sabtu (27/12/2025) terhadap para warga di lokasi terdampak banjir.

"Dari jumlah warga (yang dilakukan surveilans dan pemeriksaan kesehatan) belum terlaporkan. Tapi, secara umum, kondisi mereka baik," ujarnya, kepada Tribunjogja.com, Minggu (28/12/2025).

Dikatakannya, sejauh ini belum ada pemberian obat dan kebutuhan kesehatan, dikarenakan kondisi masyarakat terdampak banjir masih kondusif.

"Surveilans dan pemeriksaan kesehatan ini kami lakukan untuk memantau kondisi secara umum dan apakah ada dampak dari banjir yang terjadi," jelas dia.

Baca juga: BPBD Sebut Banjir di Sejumlah Titik di Bantul Mulai Surut, Kondisi Mulai Terkendali

Kendati demikian, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai berbagai potensi penyakit yang berpotensi terjadi mulai dari diare, sakit kulit, leptospirosis, hingga penyakit lainnya.

Agar tubuh tetap aman dan sehat, masyarakat turut diharapkan mempergunakan air bersih untuk aktivitas sehari-hari serta makan maupun minum. 

"Berhati-hati ketika beraktivitas pada genangan air, jika ada luka di kaki sebaiknya menghindari genangan air, khususnya di daerah yang menjadi sarang tikus," pesan Agus.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved