Berita Bantul

Hujan Disertai Angin Kencang di Bantul: Dua Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Jumat

tribunjogja/BPBD Bantul
EVAKUASI POHON: Personel BPBD Bantul sedang melakukan evakuasi pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Tambalan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Jumat (26/12/2025) 

 

Ringkasan Berita:Hujan deras disertai angin kencang di Bantul menyebabkan dua pohon tumbang menimpa rumah warga. 
 
  • Pohon tumbang di Tambalan dan Umbulsari rusak atap rumah warga.
  • BPBD Bantul lakukan evakuasi bersama warga.
  • Masyarakat diminta waspada potensi bencana hidrometeorologi di musim hujan.

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (26/12/2025) dini hari, mengakibatkan dua pohon tumbang dan menimpa rumah warga.

Peristiwa ini menambah daftar kejadian bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi di wilayah Bantul saat musim penghujan.

Kronologi Kejadian

Kepala Bidang Kedaruratan Logistik dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, menjelaskan bahwa satu pohon tumbang terjadi di Dusun Tambalan dan menimpa rumah milik Suranto.

“Kemudian, satu pohon lagi tumbang di Dusun Umbulsari dan menimpa dapur milik Ibu Juwati,” katanya saat dikonfirmasi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pohon tumbang merusak bagian atap rumah warga sehingga menimbulkan kerugian material.

Antoni menambahkan, para penghuni rumah yang terdampak memilih tetap tinggal di rumah masing-masing dan tidak mengungsi. 

Meski atap rumah mengalami kerusakan, kondisi masih memungkinkan untuk ditempati.

Kendati demikian, pihak BPBD Bantul tetap melakukan pengecekan di lokasi kejadian untuk memastikan keamanan dan melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang.

Evakuasi Pohon Tumbang

Menurut Antoni, pohon tumbang di rumah Suranto dilakukan evakuasi pada pagi hari dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk relawan dan warga sekitar.

Sementara itu, pohon tumbang di rumah Juwati dijual, dan proses penebangan dilakukan oleh pihak pembeli. 

Hal ini menunjukkan adanya inisiatif warga dalam menangani dampak bencana secara mandiri, meski tetap dalam pengawasan BPBD.

700 Ribu Kendaraan Merangsek Masuk ke Wilayah Kota Yogyakarta

Potensi Bencana Hidrometeorologi

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved