Diduga Korsleting Listrik, Bagian Atas Rumah Milik Warga Banguntapan Bantul Terbakar

Kejadian itu diketahui oleh pemilik rumah. Awalnya, sekitar pukul 13.00 WIB, Bapak Purnomo sedang tidur, tiba-tiba mencium bau gosong

Tayang:
Istimewa/Dok. BPBD Bantul
KEBAKARAN: Personel pemadam kebakaran BPBD Bantul sedang memadamkan kobaran api di rumah milik Sugeng Purnomo, di Pringgolayan, Banguntapan, Kamis (18/12/2025) siang. 
Ringkasan Berita:
  • Sugeng Purnomo sedang tidur ketika tiba-tiba rumahnya terbakar. Ia terbangun karena mencium bau gosong dan melihat api serta asap di bagian atas rumahnya di Pringgolayan, Banguntapan Bantul.
  • Damkar tiba di lokasi setelah mendapat laporan warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian itu. Namun korban mengalami kerugian mencapai Rp15 juta

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Kali ini, kejadian itu menimpa bagian atas rumah milik Sugeng Purnomo, di Pringgolayan, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan.

Kepala Bidang Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bantul, Irawan Kurnianto, berujar, kejadian yang berlangsung pada Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB itu, diduga karena adanya korsleting listrik.

Pemilik rumah sedang tidur

"Kejadian itu diketahui oleh pemilik rumah. Awalnya, sekitar pukul 13.00 WIB, Bapak Purnomo sedang tidur, tiba-tiba mencium bau gosong," katanya, saat dikonfirmasi Tribunjogja.com.

Sementara, warga setempat di luar rumah berteriak meminta tolong usai melihat adanya kobaran api yang muncul di bagian atas belakang rumah Purnomo.

"Warga setempat langsung mencoba memadamkan kobaran api secara manual. Bahkan, salah satu warga setempat ada yang melaporkan kejadian itu ke BPBD Bantul untuk meminta bantuan evakuasi dan kobaran api," beber dia.

Damkar tiba di lokasi

Sekitar pukul 13.30 WIB, pemadam kebakaran BPBD Bantul tiba di lokasi kejadian dan langsung memadamkan korbaran api. Sekitar pukul 14.35 WIB, kobaran api berhasil padam.

Proses pemadaman si jago marah dilakukan dengan dua unit armada pemadam kebakaran BPBD Bantul dan 10 personel BPBD Bantul dibantu dengan sejumlah pihak.

"Dalam penanganan itu, terdapat personel dari Polsek Banguntapan, FPRB Banguntapan, dan sejumlah warga setempat," tutur Irawan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian itu. Akan tetapi, terdapat kerugian materil yang diperkirakan mencapai belasan juta dikarenakan sejumlah barang terbakar.

"Kerugian kejadian itu diperkirakan mencapai Rp15 juta," tandas dia.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved