Kendaraan Berat Proyek Tol Jogja- Solo Berhenti Beroperasi Selama Masa Libur Nataru
Kebijakan ini diambil untuk memastikan kelancaran arus lalulintas bagi pemudik maupun wisatawan, yang melintas di wilayah Sleman
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Kendaraan pengangkut material dan uruk di proyek Tol Jogja-Solo akan berhenti operasional sementara selama masa libur Nataru
- Truk pengangkut material tanah uruk maupun alat berat akan berhenti melintas di jalan pada H-5 perayaan Natal hingga H+3 Tahun Baru 2026
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kendaraan berat yang mengangkut material proyek jalan tol Jogja - Solo di Kabupaten Sleman akan dihentikan sementara operasionalnya di jalan selama periode libur Natal dan Tahun baru (Nataru).
Kebijakan ini diambil untuk memastikan kelancaran arus lalulintas bagi pemudik maupun wisatawan, yang melintas di wilayah Bumi Sembada.
Pejabat Humas Adhikarya, yang membangun Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2, Agung Murhandjanto, mengatakan seluruh truk pengangkut material tanah uruk maupun alat berat akan berhenti melintas di jalan pada H-5 perayaan Natal hingga H+3 Tahun Baru 2026.
Langkah ini selaras dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri mengenai pembatasan operasional angkutan barang selama Nataru.
"Betul, kendaraan berat yang lalu lalang di Jalan, kami hentikan sementara. Rencana (penghentian) tanggal 20 Desember sampai 3 Januari 2026," kata Agung, Selasa (16/12/2025).
Menurut Agung, kendaraan berat yang dihentikan adalah yang beroperasi di jalan. Sedangkan pekerjaan yang berada di area pagar tetap dilakukan.
Baca juga: Kronologi Permotor Wanita Tewas Tertabrak Truk Box di Ring Road Utara Sleman
Ia memastikan, pekerjaan jalan tol Jogja - Solo, terutama yang berada di Ringroad Trihanggo tidak mengganggu arus lalulintas Nataru.
Sebab, pekerjaan pengeboran di seputar ringroad sudah selesai sehingga relatif aman. Justru badan jalan sebelah kanan dan kiri kini bisa diperlebar dengan dibukanya pagar pembatas.
Pagar pembatas proyek yang sebelumnya memakan bahu jalan akan dipindahkan lebih ke dalam sehingga menambah space jalan.
"Kami komitmen tidak mengganggu lalulintas. Yang dilebarin pagernya kita pepetkan ke dalam. Kemudian kami melakukan pengaspalan- pengaspalan jalan berlubang yang selama ini terimbas proyek," kata dia.
Jalan yang aspalnya diperbaiki berada di sebelah barat dan timur simpang empat Kronggahan.
Masing-masing panjangnya lebih kurang 1 kilometer. Spot jalan yang berlubang ditambal.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi mengatakan, berdasarkan rapat koordinasi lintas sektor di Kabupaten Sleman menghadapi Nataru, ruas jalan yang kondisinya masih berlubang akan diperbaiki.
Perbaikan diharapkan selesai tanggal 20 Desember.
Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang
| Sekolah Terdampak Tol Jogja–Solo, SD Nglarang Pindah ke Lahan Baru Seluas 4.800 m² |
|
|---|
| Warga Sleman Lega, Pemerintah Beri Kepastian Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026 |
|
|---|
| SDN Nglarang Sleman Bakal Direlokasi Karena Terdampak Proyek Tol, Lahan Pengganti Mulai Disiapkan |
|
|---|
| Terimbas Proyek Jalan Tol, Gedung SDN Nglarang Sleman Mulai Dibongkar 24 April 2026 |
|
|---|
| Rotasi Jadi Kunci, PSS Sleman U19 Siap Hadapi Sumsel United di Tengah Jadwal Padat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Progres-Tol-Jogja-Solo-di-Ringroad-Sleman.jpg)