Ada Apa Dengan Jembatan Kewek Jogja? Kenapa dan Kapan Dibangun Ulang?

Ada apa dengan Jembatan Kewek di Jogja? Mengapa Pemkot Yogyakarta berencana membangun ulang Jembatan Kewek pada tahun 2026 mendatang?

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
JEMBATAN KEWEK DIBANGUN ULANG - Akses khusus menuju Ledok Tukangan menjadi satu-satunya jalur ke arah Jembatan Kewek yang dibuka dalam penerapan rekayasa lalu lintas, Rabu (10/12/25). Ada apa dengan Jembatan Kewek di Jogja? 

Ringkasan Berita:
  • Ada apa dengan Jembatan Kewek di Jogja?
  • Mengapa Pemkot Yogyakarta berencana membangun ulang Jembatan Kewek pada tahun 2026 mendatang?
  • ​Ternayta, renovasi Jembatan Kewek dilakuan mengingat usia jembatan yang melintang di atas Kali Code itu sudah mencapai satu abad, dan konstruksinya semakin kritis.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ada apa dengan Jembatan Kewek di Jogja?

Mengapa Pemkot Yogyakarta berencana membangun ulang Jembatan Kewek pada tahun 2026 mendatang?

​Ternayta, renovasi Jembatan Kewek dilakuan mengingat usia jembatan yang melintang di atas Kali Code itu sudah mencapai satu abad, dan konstruksinya semakin kritis.

​Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti, kondisi jembatan saat ini sudah mengalami kerusakan karena faktor usia.

​Untuk itu, revitalisasi menjadi satu-satunya jalan yang harus ditempuh, dengan metode pembongkaran total, untuk kemudian dibangun jembatan baru.

​"Akan dilaksanakan di 2026. Nanti dibongkar, terus kita bangun baru," ujarnya, saat ditemui di sela pemantauan rekayasa lalu lintas Jembatan Kewek, Rabu (10/12/2025).

​Ia menjelaskan, meski berada di wilayah Kota Yogyakarta, proses pembangunan fisik jembatan sepenuhnya akan ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Anggaran yang digelontorkan pun bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebesar lebih kurang Rp19 miliar.

​"Yang membangun nanti Kementerian PU ya, bukan dari kita. Jadi, dibangunnya pakai APBN. Kebutuhan anggarannya kurang lebih Rp19 miliar untuk pembangunan penuh," jelasnya.

​Terkait masa pengerjaan, Umi menyebut, bahwa proses awal seperti review Detail Engineering Design (DED) dan tender akan dimulai pada awal 2026, sekitar bulan Januari.

Sementara untuk pengerjaan fisik, diperkirakan akan dimulai pada bulan April 2026 dengan estimasi waktu pengerjaan selama sembilan bulan.

​"Mungkin sekitar April lah, untuk mulai pengerjaan. Kalau secara tata kala, kurang lebih sembilan bulan pembangunan," imbuhnya.

Di kawasan Sumbu Filosofi

​Umi menekankan, meski Jembatan Kewek secara status bukan merupakan Benda Cagar Budaya, namun lokasinya berada di kawasan Sumbu Filosofi.

​Hal tersebut membuat desain fasad yang diterapkan untuk jembatan baru nantinya tidak bisa sembarangan, serta harus melalui kajian mendalam.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved