Polres Gunungkidul Selidiki Dugaan Korupsi Dana Desa di Ngunut Playen

Polisi Polres Gunungkidul memastikan akan memproses laporan tersebut secara profesional dan memeriksa seluruh pihak terkait.

Tayang:
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
DUGAAN KORUPSI: Ratusan warga Ngunut Gunungkidul saat menggeruduk kantor Kalurahan Ngunut, pada Senin (8/12/2025). Polres Gunungkidul kini mulai menyelidiki kasus tersebut. 
Ringkasan Berita:
  • Jajaran Polres Gunungkidul menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dana desa di Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen
  • Berdasar pernyataan lurah dan keluhan warga, dugaan kebocoran anggaran diduga dilakukan oleh salah satu pamong Kalurahan Ngunut.
  • Penyelidikan baru dimulai karena laporan resmi mengenai dugaan korupsi tersebut baru diterima kepolisian pada Sabtu (6/12/2025). 
  • Penyidik kini mulai mengumpulkan keterangan awal serta bukti-bukti yang diperlukan.

 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepolisian Resor Gunungkidul tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dana desa di Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen. Kasus ini menyeruak setelah pemerintah kalurahan mengakui adanya kebocoran anggaran yang diduga dilakukan oleh salah satu pamongnya.

Polisi memastikan akan memproses laporan tersebut secara profesional dan memeriksa seluruh pihak terkait.

“Masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Yahya Murray,  Selasa (9/12/2025). 

Ia menjelaskan, penyelidikan baru dimulai karena laporan resmi mengenai dugaan korupsi tersebut baru diterima kepolisian pada Sabtu (6/12/2025). Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan awal serta bukti-bukti yang diperlukan. 

“Baru tahap awal, kami masih mencari barang bukti dan keterangan-keterangan dulu,” ujarnya.

Yahya menegaskan bahwa Polres Gunungkidul akan memanggil seluruh pihak yang diduga terkait dalam kasus tersebut.

 “Semua pihak yang diduga terlibat akan kita mintai keterangan,” ucapnya.

Pihaknya pun meminta masyarakat memberi waktu kepada penyidik untuk bekerja mengungkap kasus ini. Proses hukum akan terus berjalan hingga semua pihak diperiksa dan bukti-bukti dinyatakan lengkap.

Dugaan kebocoran anggaran

Sebelumnya diberitakan, Lurah Ngunut, Iswanto Hadi, membenarkan adanya dugaan kebocoran dana desa di wilayahnya. Menurut dia, proses audit dan penanganan hukum sudah berjalan.

“Jadi memang ada (kebocoran dana desa), dan saya mengakuinya,” kata Iswanto kepada wartawan di Ngunut, Senin (8/12/2025). 

Ia menambahkan bahwa kondisi keuangan kalurahan memang perlu mendapat perhatian serius, terutama sejak munculnya aksi warga menuntut transparansi anggaran.

"Nilai dana desa yang diduga diselewengkan mencapai lebih dari Rp400 juta, namun kurang dari Rp500 juta," urainya (ndg) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
Live
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved