Polres Gunungkidul Selidiki Dugaan Korupsi Dana Desa di Ngunut Playen
Polisi Polres Gunungkidul memastikan akan memproses laporan tersebut secara profesional dan memeriksa seluruh pihak terkait.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Jajaran Polres Gunungkidul menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dana desa di Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen.
- Berdasar pernyataan lurah dan keluhan warga, dugaan kebocoran anggaran diduga dilakukan oleh salah satu pamong Kalurahan Ngunut.
- Penyelidikan baru dimulai karena laporan resmi mengenai dugaan korupsi tersebut baru diterima kepolisian pada Sabtu (6/12/2025).
- Penyidik kini mulai mengumpulkan keterangan awal serta bukti-bukti yang diperlukan.
Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepolisian Resor Gunungkidul tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dana desa di Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen. Kasus ini menyeruak setelah pemerintah kalurahan mengakui adanya kebocoran anggaran yang diduga dilakukan oleh salah satu pamongnya.
Polisi memastikan akan memproses laporan tersebut secara profesional dan memeriksa seluruh pihak terkait.
“Masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Yahya Murray, Selasa (9/12/2025).
Ia menjelaskan, penyelidikan baru dimulai karena laporan resmi mengenai dugaan korupsi tersebut baru diterima kepolisian pada Sabtu (6/12/2025). Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan awal serta bukti-bukti yang diperlukan.
“Baru tahap awal, kami masih mencari barang bukti dan keterangan-keterangan dulu,” ujarnya.
Yahya menegaskan bahwa Polres Gunungkidul akan memanggil seluruh pihak yang diduga terkait dalam kasus tersebut.
“Semua pihak yang diduga terlibat akan kita mintai keterangan,” ucapnya.
Pihaknya pun meminta masyarakat memberi waktu kepada penyidik untuk bekerja mengungkap kasus ini. Proses hukum akan terus berjalan hingga semua pihak diperiksa dan bukti-bukti dinyatakan lengkap.
Dugaan kebocoran anggaran
Sebelumnya diberitakan, Lurah Ngunut, Iswanto Hadi, membenarkan adanya dugaan kebocoran dana desa di wilayahnya. Menurut dia, proses audit dan penanganan hukum sudah berjalan.
“Jadi memang ada (kebocoran dana desa), dan saya mengakuinya,” kata Iswanto kepada wartawan di Ngunut, Senin (8/12/2025).
Ia menambahkan bahwa kondisi keuangan kalurahan memang perlu mendapat perhatian serius, terutama sejak munculnya aksi warga menuntut transparansi anggaran.
"Nilai dana desa yang diduga diselewengkan mencapai lebih dari Rp400 juta, namun kurang dari Rp500 juta," urainya (ndg)
| Info Prospek Cuaca DIY Jumat 12 Juni 2026 Menurut BMKG: Potensi Hujan Ringan dan Gelombang Tinggi |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca BMKG DIY Senin 8 Juni 2026: Jogja, Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo Berawan |
|
|---|
| Moto3: Long Lap Penalty Hambat Pembalap Gunungkidul Veda Ega Pratama, Finis Ke-16 di GP Hungaria |
|
|---|
| Sejenak Menepi dari Penatnya Kota, Mengintip Pesona Tahura Bunder Gunungkidul |
|
|---|
| Teka-teki Teror Api di Seyegan, Ingatkan Warga pada Kejadian Ganjil Gunungkidul 2015 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ratusan-Warga-Ngunut-Gunungkidul-Gelar-Aksi-Tuntut-Transparansi-Pengelolaan-Anggaran-Kalurahan.jpg)