Dukung Wellness Tourism di Menoreh Kulon Progo, Infrastruktur Jalan Harus Dibenahi
Ia meyakini jika infrastruktur jalan dibenahi dan diperbaiki, maka aktivitas wisata di wilayah Menoreh akan bisa lebih maju
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Perbaikan dan pembenahan infrastruktur jalan dinilai dapat memajukan aktivitas wisata di wilayah Menoreh.
- Akses jalan yang lebih baik akan mendukung perkembangan potensi pariwisata setempat secara signifikan.
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo hendak mengoptimalkan konsep Wellness Tourism di Pegunungan Menoreh. Sebab kawasan ini dinilai ideal sebagai ujung tombak dari konsep wisata tersebut.
Salah satu destinasi wisata yang ada di Pegunungan Menoreh adalah Ekowisata Sungai Mudal di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo. Pengelolanya, Juwarto mengatakan pihaknya sudah siap untuk mendukung konsep Wellness Tourism.
"Secara umum kami sudah siap, namun kelemahannya hanya satu, yaitu soal aksesibilitasnya," katanya pada Minggu (14/06/2026).
Adapun kondisi infrastruktur jalan di wilayah Menoreh terbilang ekstrem untuk dilewati. Menurut Juwarto, banyak kondisi jalan yang memiliki tanjakan hingga turunan yang cukup ekstrem untuk dilewati kendaraan.
Infrastruktur jalan dibenahi, wisata lebih maju
Ia meyakini jika infrastruktur jalan dibenahi dan diperbaiki, maka aktivitas wisata di wilayah Menoreh akan bisa lebih maju dan berkembang. Ia mencontohkan Gunungkidul yang akses wisatanya sudah memadai.
"Harusnya jalan-jalan yang ekstrem bisa dibenahi, kalau jalan dikondisikan saya yakin Menoreh bisa maju," ujar Juwarto.
Pihaknya pun menyiapkan Ekowisata Sungai Mudal sebagai salah satu tujuan Wellness Tourism, dengan fokus pada fungsi air. Seperti edukasi terkait pemanfaatannya hingga menyediakan fasilitas untuk olahraga air.
Juwarto mengatakan pihaknya juga menyiapkan Gunung Tumpeng Adventure Park sebagai tujuan Wellness Tourism terpadu. Adapun tempat itu merupakan salah satu destinasi terbaru yang dibuka di Desa Wisata Jatimulyo.
"Nanti di sana akan ada paket-paket wisata budaya termasuk untuk pijat hingga meditasi," jelasnya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulon Progo, Sutarman mengatakan Wellness Tourism dan Education Tourism jadi fokus pengembangan wisata ke depan. Pengembangannya akan difokuskan di Kawasan Pegunungan Menoreh.
Ia mengakui kendala terbesar di sana adalah kondisi infrastruktur jalan yang menantang bagi wisatawan. Namun ia meyakini Menoreh memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan yang mencari ketenangan dan pengalaman otentik, sesuai konsep Wellness Tourism.
"Orang yang datang ke sini mencari ketenangan dan mereka siap mengeluarkan biaya lebih untuk itu," kata Sutarman beberapa waktu lalu.(alx)
| Polres Kulon Progo Sambut Hari Bhayangkara Ke-60 Lewat Bakti Kesehatan di TK Kemala Bhayangkari |
|
|---|
| Kankemenag Kulon Progo Siapkan Pendamping PPH di Tiap KUA, Optimalkan Proses Sertifikasi Halal |
|
|---|
| Ngaku Polisi, Pemuda Asal Sleman Lakukan Pemalakan di JPO Wates Kulon Progo |
|
|---|
| Pelajar Asal Kulon Progo Lolos Ikuti Seleksi Paskibraka Nasional, Jadi Salah Satu Wakil dari DIY |
|
|---|
| Kepala BKPSDM Sebut PPPK Paruh Waktu di Kulon Progo Juga Terima Gaji ke13, tapi Berupa THR Idulfitri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dukung-Wellness-Tourism-di-Menoreh-Kulon-Progo-Infrastruktur-Jalan-Harus-Dibenahi.jpg)