Penyu Lekang Seberat 25 Kg Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah Kulon Progo
Koordinator SRI Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan bangkai penyu lekang itu ditemukan sekitar pukul 09.38 WIB, Minggu pagi.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Bangkai penyu lekang jantan seberat 25 Kilogram ditemukan terdampar di Pantai Glagah, Kulon Progo, Minggu (30/11/2025).
- Menurut pemeriksaan, tubuh penyu masih dalam kondisi utuh, namun sudah membengkak dan bagian kulit cangkangnya sudah mulai mengelupas.
- Sepanjang Januari hingga November 2025, setidaknya hanya sekitar 3 bangkai penyu lekang yang ditemukan terdampar di kawasan Pantai Glagah
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Seekor penyu lekang ditemukan mati terdampar di kawasan Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kulon Progo pada Minggu (30/11/2025).
Bangkai reptil laut tersebut langsung ditangani oleh Satlinmas Rescue Istimewa (SRI).
Koordinator SRI Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan bangkai penyu lekang itu ditemukan sekitar pukul 09.38 WIB, Minggu pagi.
"Info awalnya dari pemancing yang melihat ada bangkai penyu lekang terdampar," kata Aris memberikan keterangannya.
Setelah mendapatkan laporan, sejumlah anggota SRI kemudian menuju lokasi penemuan.
Mereka kemudian melakukan pemeriksaan terhadap penyu tersebut.
Aris mengatakan penyu lekang itu berjenis kelamin jantan.
Beratnya sekitar 25 kilogram (kg) dengan panjang kepala sampai ekornya sekitar 100 cm dan lebar dada 22 cm.
"Kondisi bangkainya sendiri sudah mulai berbau," ungkapnya.
Baca juga: Nenek di Kulon Progo Berhasil Diselamatkan Setelah Terjun ke Sumur
Menurut pemeriksaan, tubuh penyu masih dalam kondisi utuh, namun sudah membengkak.
Selain itu, bagian kulit cangkangnya sudah mulai mengelupas.
Setelah dilakukan pengukuran dan pemeriksaan, bangkai penyu lekang tersebut langsung dikuburkan.
Lokasi penguburannya tak jauh dari tempat awal bangkainya ditemukan.
"Bangkainya dikubur agar tidak menimbulkan bau di area pantai," jelas Aris.
Minim Temuan
| BPN Kulon Progo Akan Lanjutkan Inventarisasi dan Identifikasi Jalur Tol Jogja-YIA di 3 Kalurahan |
|
|---|
| Harga Bright Gas 12 Kg Tembus Rp 240 Ribu di Kulon Progo |
|
|---|
| BBGRM 2026 Kulon Progo Berakhir, Dana Swadaya Masyarakat Terhimpun hingga Rp16,6 Miliar |
|
|---|
| Serapan Pupuk Bersubsidi di Kulon Progo Masih Rendah, Pola Tanam Hingga Kondisi Ekonomi Jadi Alasan |
|
|---|
| Soal Pengadaan TKD Palihan dan Glagah, Pemkab Kulon Progo Usulkan Harmonisasi Pergub 24/2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Anggota-SRI-usai-mengubur-bangkai-penyu-lekang-di-Glagah.jpg)