Berita Kota Jogja

Ketika Andong Malioboro Bersolek Tampil Beda di Halaman DPRD DIY

Puluhan Kuda Andong Tampil Gagah di Kontes 2025 Yogyakarta. emkot Yogyakarta Gelar Kontes Kuda Andong, Kusir Jadi Garda Budaya

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja/Azka Ramadhan
KONTES ANDONG: Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyapa para peserta Kontes Kuda Andong 2025, di halaman Gedung DPRD DIY, Minggu (30/11/25). 

"Kuda itu punya perilaku, bisa dititeni. Kapan harus buang air besar, kapan harus kencing, itu sudah ada waktunya. Supaya kuda tetap sehat, tapi lingkungan juga terjaga," cetusnya.

Oleh sebab itu, deretan dokter hewan dari Fakultas Peternakan UGM pun dilibatkan, untuk mengedukasi para kusir kuda menahan kencing.

Menurutnya, problem yang membahayakan kesehatan tersebut harus dicarikan solusi, sembari menjaga citra Malioboro sebagai destinasi favorit wisatawan.

"Jadi, keluhan Malioboro pesing itu bisa diatasi. Sudah seharusnya transportasi tradisional diuri-uri, tapi jangan lupa kebersihan," imbuhnya.

Uji Coba Full Pedestrian Malioboro 1-2 Desember: Pedagang Khawatir, Andong Wisata Optimistis

Kontes sebagai Edukasi

Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sri Panggarti, menyebut kontes ini sebagai langkah awal edukasi yang lebih komprehensif.

Penilaian juri pun sangat detail, mencakup kesehatan hewan, teknik perawatan, hingga kesadaran kusir dalam mengelola limbah kotoran dan urine kuda.

​"Kami ingin pemiliknya lebih peduli. Kuda sehat, andong baik, dan kusirnya profesional. Ini sederhana, tapi dampaknya besar bagi citra wisata kita," terangnya.

Sementara, Ketua Koperasi Jasa Andong Wisata Kota Yogyakarta, Rahmat Aryanto, menyambut positif perhatian pemerintah melalui kontes tersebut.

​Bagi para kusir, kontes dan perhatian detail dari berbagai dinas membuka mata mereka, bahwa profesi kusir andong jadi garda terdepan wajah budaya Yogyakarta.

​"Mungkin kami selama ini kurang 'ngeh' bahwa dinas-dinas benar-benar memperhatikan kami. Ternyata kami bagian dari ikon keistimewaan Yogyakarta," pungkasnya. (aka)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved