Berita Kota Jogja

Tambah Kuota LPG Subsidi 72 Ribu Tabung Selama Nataru di Jogja

Kota Yogyakarta diprediksi akan mengalami lonjakan permintaan LPG 3 kilogram atau gas melon

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Iwan Al Khasni
Istimewa
GAS MELON: Pertamina mengalokasikan tambahan fakultatif LPG 3 Kg untuk Jateng dan DIY selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih. 

 

Ringkasan Berita:Pemkot Yogyakarta mengajukan tambahan kuota 72 ribu tabung LPG subsidi ke Pertamina.
 
Pertamina membentuk Tim Satgas dan menyiapkan extra dropping untuk menjaga stok tetap aman.
 
Ketersediaan dan harga LPG terkendali sesuai HET, meski ada sedikit perbedaan di tingkat pangkalan.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYAKARTA – Sebagai daerah tujuan utama wisata, Kota Yogyakarta diprediksi akan mengalami lonjakan permintaan LPG 3 kilogram atau gas melon secara signifikan selama masa libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta telah mengajukan penambahan kuota LPG subsidi kepada Pertamina sebanyak 72 ribu tabung. Langkah ini diambil agar kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha mikro tetap terpenuhi di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan.

Pemkot Ajukan Tambahan Kuota

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, menuturkan bahwa pengajuan tambahan tabung didasarkan pada perhitungan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha mikro di masa liburan.

“Itu prosesnya mengalir karena libur panjang. Kalau kita lihat situasi itu, kita standby sampai 4 Januari. Kebutuhannya akan mengalir sesuai permohonan dari masing-masing agen. Kita punya 14 agen di Kota Yogyakarta. Harapan kami 72 ribu lebih itu sudah cukup memenuhi kebutuhan,” ujarnya.


Kabar baiknya, Pertamina telah menyiapkan mitigasi agar stok gas melon maupun bahan bakar minyak di daerah rawan macet tetap terjaga. Pertamina memastikan operasional agen dan pangkalan berjalan normal meski di hari libur.

Prakiraan Cuaca Jumat 26 Desember 2025, Hujan Lebat Guyur Kulon Progo, Bantul dan Gunungkidul

Branch Manager Pertamina wilayah Yogyakarta, Arthur Kemal, mengatakan pihaknya sudah membentuk Tim Satgas untuk memonitor stok secara real-time.

“Kami siap support memberikan extra dropping pada 25 Desember. Jadi, insyaallah stok LPG di Kota Yogya aman. Kami cek di lapangan beberapa hari ini juga stok tersedia, baik di level pangkalan maupun pengecer,” ujarnya.

Ketersediaan Masih Terkendali

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Yogyakarta, Kadri Renggono, menyampaikan bahwa meski permintaan mulai merangkak naik, ketersediaan secara umum masih terkendali.

Tempo hari, pihaknya sudah melakukan pemantauan langsung di tingkat agen, salah satunya di PT Wina Wira Usaha Jaya, Jalan Kyai Mojo, serta pengecekan di SPBU Jalan Hos Cokroaminoto.

“Berdasarkan dari Pertamina, ketersediaan insyaallah aman. Dari sisi harga juga tidak ada masalah. Ya, mungkin ada sedikit perbedaan di tingkat pangkalan, tapi masih dalam konteks aman, sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi),” cetusnya.

Peran Agen dan Pangkalan

Di Kota Yogyakarta terdapat 14 agen resmi Pertamina yang bertugas menyalurkan LPG subsidi ke masyarakat. Dengan tambahan kuota 72 ribu tabung, diharapkan distribusi bisa berjalan lancar tanpa hambatan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved