Panggil Wabup Kulon Progo untuk Klarifikasi Isu KTA Ganda, Gerindra DIY Tekankan Loyalitas Kader

Ambar Purwoko secara tegas menepis isu yang menyebut dirinya mendua ke Partai berlambang pohon beringin tersebut.

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa/Dok. DPD Gerindra DIY
KLARIFIKASI: Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, saat memberikan klarifikasi di Kantor DPD Gerindra DIY, Kota Yogyakarta, Rabu (26/11/25). 

Ringkasan Berita:
  • Ketua DPD Partai Golkar Kulon Progo, Wisnu Prasetya mendapat informasi Ambar Purwoko (Wakil Bupati Kulon Progo) memiliki KTA ganda: Gerindra dan Golkar.
  • Gerindra DIY pun memanggil Ambar Purwoko ke Kantor DPD Partai Gerindra DIY, Rabu (26/11/25) sore.
  • Ambar datang dan menglarifikasi. Ia secara tegas menepis isu yang menyebut dirinya mendua ke Partai berlambang pohon beringin. Ia memastikan loyalitasnya tetap tegak lurus kepada Partai Gerindra, beserta Ketua Umum Prabowo Subianto

 

TRIBUNJOGJA.COM - Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mendatangi Kantor DPD Partai Gerindra DIY di Kota Yogyakarta, Rabu (26/11/25) sore.

Kedatangan orang nomor dua di Kulon Progo tersebut untuk memenuhi panggilan klarifikasi, buntut kabar kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) ganda dengan Partai Golkar yang mencuat belakangan ini.

Ditemui seusai pertemuan tertutup itu, Ambar Purwoko secara tegas menepis isu yang menyebut dirinya mendua ke Partai berlambang pohon beringin tersebut.

Pastikan loyalitas

Wakil Bupati Kulon Progo pun memastikan loyalitasnya tetap tegak lurus kepada Partai Gerindra, beserta Ketua Umum Prabowo Subianto.

"Kedatangan kami di sini, kami tadi ditanya soal KTA saya Gerindra. Memang semenjak saya masih di Jawa Tengah, KTA saya memang sudah Gerindra. Saya KTA-nya (terbit) tahun 2023," ujarnya.

Ambar pun menceritakan, dirinya mendaftar sebagai kader Gerindra saat berniat mencalonkan diri di salah satu daerah di Jawa Tengah.

Ia mengaku berangkat dari jalur relawan, sebagai Koordinator Jateng-DIY 'Bolone Mase', sebelum akhirnya memutuskan berkarir di politik praktis melalui Gerindra.

Terkait namanya yang dikabarkan masuk dalam kepengurusan Partai Golkar, ia enggan berkomentar banyak, dan meminta awak media mengonfirmasi langsung ke pihak terkait.

Namun, ia menandaskan, sama sekali tidak pernah aktif, meski sempat dimasukkan ke dalam grup percakapan (WhatsApp) partai tersebut.

"Kalau Golkar ya sampeyan (kamu) tanyakan langsung saja ke Golkar bagaimana. Kalau saya, tentunya tetap Gerindra," tegasnya.

"Tidak pernah ikut rapat (Golkar), dimasukkan grup pun enggak tahu, enggak pernah komentar juga. Wis (sudah) hati Gerindra," urai Ambar.

Etika politik

Sementara, Sekretaris DPD Gerindra DIY, Nur Subiyantoro, menjelaskan, pemanggilan klarifikasi ini merupakan mekanisme wajib partai untuk menjaga etika politik.

Pihaknya tidak ingin Gerindra dicap sebagai partai yang 'menyerobot' kader partai lain, mengingat sebelumnya pihak Golkar sempat melontarkan kekecewaan karena merasa kadernya berpindah haluan.

"Kami di Gerindra ini kan jujur tidak mau terus nanti dibilang Gerindra nyerobot kader partai lain. Karena faktanya KTA-nya (Ambar) adalah Gerindra," katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved