Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Pakar UPNVY Tekankan Kesiapsiagaan Masyarakat
Meski ada peningkatan aktivitas Gunung Merapi, namun levelnya belum membahayakan, sehingga sebaiknya tidak ada kenaikan status menjadi Awas
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. BPPTKG Yogyakarta
AWAS PANAS - Gunung Merapi di perbatasan Jateng-DIY kembali memuntahkan awan panas guguran (APG) Minggu (2/11/2025) sejak pagi hingga sore hari.
Dalam status Siaga, lanjut dia, seharusnya semua sistem sudah bekerja dengan baik.
Mulai dari mekanisme evakuasi, pengungsian, hingga kebutuhan logistik sudah dipersiapkan.
“Sesuai dengan sektor mana yang paling berpotensi terpapar ke guguran kubah lava. Jangan berpikir semuanya punya jarak yang sama. Tingkat kesiapsiagaannya berbeda, sambil mengecek kembali apakah masyarakat punya kesiapan untuk yang cukup dalam merespon peringatan dini,” lanjutnya.
Ia menekankan dalam keadaan Siaga, semua sarana prasarana sudah harus disiapkan.
Selain itu, rencana kontijensi yang sudah disusun harus dibarengi pelatihan atau simulasi kebencanaan. (*)
Baca Juga
| Dalam 6 Jam Terakhir, Gunung Merapi Meluncurkan 18 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Krasak |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Selasa 21 April 2026 Pagi: Teramati 13 Kali Guguran Lava |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini Senin 20 April 2026: Teramati Guguran Lava dan Awan Panas Guguran |
|
|---|
| Mahasiswa Teknik Geologi UPNVY Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam Pohon di Pantai Trisik Kulon Progo |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini Minggu 19 April 2026: BPPTKG Catat 4 Kali Guguran Lava |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Awan-Panas-Guguran-Merapi-Minggu-2112025.jpg)