Berita Gunungkidul

Barang Pedagang Pasar Tradisional Gunungkidul Kerap Dicuri, Dinas Tambah CCTV

 Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Gunungkidul akan menambah kamera pengawas (CCTV) di sejumlah pasar tradisional. 

Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Pasar Wonosari Gunungkidul 

 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL -  Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Gunungkidul akan menambah kamera pengawas (CCTV) di sejumlah pasar tradisional. 

Langkah ini diambil untuk menekan tindak pencurian yang kerap terjadi di kawasan pasar.

Kepala Disdag Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan pihaknya sering menerima laporan pedagang yang kehilangan barang dagangan ketika ditinggal di pasar. 
Bahkan, pernah terjadi aksi hipnotis yang meresahkan masyarakat.

“Pemasangan CCTV menjadi salah satu upaya untuk menekan tindak kejahatan. Selain itu juga bisa membantu kepolisian dalam mengungkap kasus yang terjadi di lingkungan pasar,” ujar Kelik, Jumat (26/9/2025).

Ia menambahkan, penambahan CCTV akan mulai direalisasikan melalui anggaran tahun 2026. 

Untuk tahap awal, pengadaan dilakukan di Pasar Argosari, Wonosari, dengan enam titik pemasangan. 

Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp15 juta.

“Kalau anggaran daerah mencukupi, penambahan CCTV bisa dilakukan di seluruh pasar tradisional. Saat ini ada sekitar 38 pasar di Gunungkidul,” jelasnya.

Menurut Kelik, keberadaan CCTV tidak hanya memberi rasa aman bagi pedagang dan pembeli, tetapi juga menjadi sarana pencegahan agar pelaku tindak kriminal berpikir ulang sebelum beraksi di pasar tradisional.

Kepala Bidang Pasar Disdag Gunungkidul, Ramelan, menyebut keberadaan CCTV memang sangat diperlukan untuk pengawasan di pasar tradisional. 

Selain untuk mencegah aksi kejahatan, pihaknya juga kerap menerima laporan adanya kasus pencurian yang terjadi di pasar.

"Hampir semua pasar pernah melaporkan terjadinya kasus pencurian. Maka dari itu, pengadaan ini diharapkan dapat menekan kasus di pasar," terangnya.

Dia menerangkan sebenarnya pasar tradisional di Kabupaten Gunungkidul sudah memiliki CCTV, namun jumlahnya belum ideal. 

Kepala Disdik Gunungkidul Menolak Keras Surat Perjanjian SPPG-Sekolah Rahasiakan Keracunan MBG

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved