Unjaya Siapkan Generasi Nasionalis di Era Digital
Unjaya menyelenggarakan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Akademi Militer (Akmi
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Yoseph Hary W
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) menyelenggarakan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) bertajuk Sapa Achmad Yani Muda (Sayamuda) 2025 di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar bersama Rektor Unjaya, Prof. Dr. rer.nat. apt. Triana Hertiani, S.Si., M.Si., dan berlangsung dalam dua periode, yakni pada 25–28 Agustus 2025 dan 2–5 September 2025.
Agenda ditutup dengan acara pengukuhan mahasiswa baru di Kompi Kavaleri 2/JRTR, Demak Ijo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dengan mengusung tema “Generasi Nasionalis di Era Digital dan Revolusi Industri”, Sayamuda 2025 dirancang sedemikian rupa dengan tidak hanya memperkenalkan sistem Pendidikan tinggi dan kehidupan sivitas akademika di Unjaya, tetapi juga menanamkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, serta semangat nilai-nilai kejuangan Jenderal Achmad Yani yaitu Nasionalis, Patriotik, dan Heroik.
Momen pembukaan Sayamuda 2025 juga diisi oleh sambutan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., yang hadir secara virtual.
Mendiktisaintek mengucapkan selamat datang di dunia kampus, sebuah ekosistem Pendidikan Tinggi yang berperan strategis mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan ilmu pengetahuan, serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
“Menjadi mahasiswa bukan hanya soal kuliah dan lulus, tetapi tentang menjadi agen perubahan, agen penggerak, dan pelopor solusi bagi berbagai tantangan bangsa,” pesan Mendiktisaintek.
Sedangkan dalam sambutannya, Rektor Unjaya menyampaikan pesan penuh makna kepada mahasiswa baru.
“Life is a journey, not a destination, hidup adalah perjalanan, bukan tujuan,” ucap dia.
Ia menekankan bahwa dalam menjalani perjalanan hidup, setiap orang perlu memiliki tujuan, bergerak, menaati aturan, menyiapkan bekal, serta mampu beradaptasi.
Salah satu materi penting dalam kegiatan ini disampaikan langsug oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., dengan tema ‘Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia’.
Ia menyoroti bahwa dunia pendidikan tinggi saat ini tengah mengalami perubahan sangat cepat seiring perkembangan teknologi dan transformasi digital.
“Jika mahasiswa tidak diberi tantangan yang sesuai dengan potensinya, maka mereka justru akan mengalami penurunan kualitas. Mahasiswa harus siap menghadapi tantangan zaman, mulai dari hilangnya pekerjaan konvensional hingga hadirnya era Society 5.0 dan Industri 4.0,” papar Prof. Setyabudi.
Sebagai Universitas yang dimiliki oleh Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) TNI Angkatan Darat, Sayamuda 2025 di Akmil Magelang merupakan wujud komitmen Unjaya dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, memiliki karakter yang kuat, dan mempunyai rasa cinta tanah air yang tinggi, dengan mewarisi nilai-nilai kejuangan Jenderal Achmad Yani. (Ard)
| Sejarah Geger Sapehi 1812 : Meriam-meriam Inggris Tembus Benteng Lor Wetan Keraton Yogyakarta |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Kalah, Van Gastel: Ajaib, Kami Lebih Baik tapi Sepak Bola Kadang Tidak Adil |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Tumbang Dramatis, Gol Menit Akhir PSM Makassar Hancurkan Harapan Laskar Mataram |
|
|---|
| Tiba-tiba Api Menyala di Kolong Jembatan Gondolayu, Nyaris Merembet ke Bangunan, Damkar Turun Tangan |
|
|---|
| WFH ASN Mulai Berlaku, Dosen UGM Sebut Berpotensi Mengurangi Produktivitas Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/unjaya-di-akmil.jpg)