Volume Penumpang Daop 6 Yogyakarta Tembus 3,3 Juta pada Triwulan I 2026

Volume penumpang kereta api jarak jauh di Daop 6 Yogyakarta tumbuh 8 persen (yoy) pada triwulan I 2026

Tayang:
Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani
Penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Volume penumpang kereta api jarak jauh di Daop 6 Yogyakarta tumbuh 8 persen (yoy) pada triwulan I 2026.

Total penumpang pada triwulan I 2026 tercatat mencapai 3.305.877, sementara pada triwulan I 2024 sebanyak 3.051.938 penumpang. 

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan pertumbuhan positif pada triwulan I 2026 menunjukkan peningkatan minat serta kepercayaan masyarakat terhadap kereta api. 

"KAI Daop 6 akan menjaga kepercayaan ini dan berkomitmen untuk menghadirkan transportasi yang terus mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, keamanan, serta kemudahan dalam mengakses pelayanan,” katanya, Jumat (10/4/2026). 

Feni menyebut peningkatan volume penumpang pada triwulan I 2026 didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat sejak awal tahun.

Momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) meningkatkan perjalanan kereta api dalam arus mudik maupun balik. 

Tak hanya mudik dan balik, momen HBKN juga mendorong perjalanan wisata. Maret menjadi bulan dengan volume penumpang tertinggi sepanjang triwulan I 2026. 

Mobilitas kerja, pendidikan, hingga libur panjang akhir pekan pun turut menyumbang tingginya volume penumpang di Daop 6 Yogyakarta

Tercatat ada enam stasiun dengan volume keberangkatan di Daop 6 Yogyakarta, yakni Stasiun Yogyakarta mencapai 754.227 penumpang, Stasiun Lempuyangan 348.634 penumpang.

Baca juga: Mantan Kapolda DIY Rilis Buku Pemimpin Kekinian, Tekankan Pentingnya Regenerasi dan Integritas

Lalu Stasiun Solo Balapan 291.411 penumpang, Stasiun Klaten 95.232 penumpang, Stasiun Purwosari 70.474 penumpang, dan Stasiun Wates: 45.503 penumpang. 

Sedangkan volume kedatangan tertinggi tercatat di Stasiun Yogyakarta mencapai 731.033 penumpang, Stasiun Lempuyangan sebanyak 345.098 penumpang.

Kemudian Stasiun Solo Balapan 313.987 penumpang, Stasiun Klaten 89.565 penumpang, Stasiun Purwosari 70.192 penumpang, dan Stasiun Wates 44.686 penumpang. 

"Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan masih menjadi stasiun tersibuk karena perannya sebagai simpul integritas transportasi, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Stasiun lainnya seperti Solo Balapan, Klaten, Purwosari, dan Wates juga terus menunjukkan kontribusi yang signifikan dalam mendukung distribusi penumpang di wilayah Daop 6," terangnya. 

Ia menambahkan capaian positif ini merupakan hasil dari sinergi lintas unit di KAI Daop 6 dalam meningkatkan kualitas kinerja secara menyeluruh, terutama dalam menjaga keselamatan, peningkatan sarana dan prasarana, pengendalian operasional, dan peningkatan fasilitas penunjang, hingga kemudahan dalam proses pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya.

“KAI Daop 6 juga terus melakukan berbagai inovasi pelayanan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang dinamis. Ke depan, KAI Daop 6 akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan secara berkelanjutan dan mendukung konektivitas antarwilayah,” imbuhnya. (maw) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved