Soal Redenominasi Rupiah, Ini Kata Pengamat Ekonomi dan BI DIY
Aturan redenominasi yang diteken Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, tersebut akan mengubah Rp1.000 menjadi Rp1.
Tayang:
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Terkait dengan urgensi kebijakan redenominasi, ia menyebut relatif.
Namun jika sudah menjadi pembahasan dan sudah menjadi undang-undang, maka harus diterapkan.
“Kuncinya di edukasi dan sosialisasi,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo menambahkan saat ini kebijakan redenominasi masih menjadi pembahasan di level pusat.
“Redenominasi hanya penyederhanaan penghitungan, kalau secara nilai tetap. Intinya redenominasi sedang dalam proses antar departemen. Masih menunggu perkembangan lebih lanjut, pasti pemerintah pusat koordinasi,” imbuhnya. (*)
Baca Juga
| Harga Hewan Kurban Naik, BI DIY Prediksi Dampak ke Inflasi Tidak Signifikan |
|
|---|
| BI DIY Optimistis Ekonomi DIY Tumbuh 5,7 -6,5 Persen Tahun 2026 |
|
|---|
| Dosen FEB UGM Sebut Pelemahan Rupiah Masih Bersifat Jangka Pendek, Namun Perlu Mitigasi Serius |
|
|---|
| Bank Indonesia Perkuat Ekosistem Rantai Industri Halal Melalui IKRA |
|
|---|
| Pengamat UGM Sebut Pembatasan BBM Subsidi Melengkapi Kebijakan WFH untuk Upaya Penghematan Energi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-Mata-Uang-Indonesia-Rupiah.jpg)