Jabar Larang Study Tour, PHRI DIY Bidik Jatim, Bali, Lampung, dan Jateng

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan adanya larangan study tour dari beberapa daerah, seperti Jawa Barat membuat okupansi hotel DIY turun

Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari
WISATA JOGJA: Foto dok Tugu Pal Putih Jogja - Ilustrasi. PHRI DIY membidik beberapa daerah untuk melakukan study tour ke Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY membidik beberapa daerah untuk melakukan study tour ke Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan adanya larangan study tour dari beberapa daerah, seperti Jawa Barat membuat okupansi hotel di DIY menurun.

Padahal Jawa Barat termasuk pangsa study tour yang cukup besar.

"Saat ini masih berlaku (larangan study tour), makanya kami menyasarnya Jawa Timur, Bali, Lampung, Jawa Tengah,” katanya, Selasa (29/04/2025).

Ia menyebut gelombang study tour mulai masuk pada akhir Mei. Untuk menggaet pasar Jawa Timur, PHRI DIY bakal melakukan table top di Malang pada Juni 2025 mendatang.  

"Ini salah satu upaya kami untuk bisa bangkit. Ini (table top) sudah berjalan sejak pandemi sampai sekarang. Kami melaksanakan mandiri, bukan dibantu pemerintah,” sambungnya.

Ia mengungkapkan reservasi untuk rombongan study tour ke DIY memang sudah masuk. Namun belum signifikan, pasalnya gelombang study tour mayoritas masuk pada bulan Juni.

Saat ini, reservasi hotel di DIY untuk Mei 2025 sudah sekitar 30 sampai 40 persen. Namun masih didominasi oleh segmen keluarga.

"Reservasi untuk Mei 2025 sudah meningkat, saat ini sudah 30-40 persen. Mayoritas masih keluarga, ada juga pelajar,” ujarnya.

Pada triwulan I 2025, rata-rata okupansi hotel di DIY hanya hanya 40 persen. Itupun masih terpusat di wilayah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Didominasi oleh segmen keluarga, sementara dari segmen pelajar hanya 15 persen. 

Sedangkan pada triwulan I 2024 lalu, rata-rata okupansi hotel di DIY mampu mencapai 60 hingga 70 persen. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved